
Bola.net - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, memang bangga pihaknya sukses meraih dua gelar dunia beruntun di MotoGP bareng Pecco Bagnaia. Namun, ia juga meyakini bahwa musim kompetisi 2024 bakal jauh lebih rumit akibat beberapa faktor.
MotoGP 2024 akan menyajikan persaingan yang cukup menarik karena banyaknya pembalap yang pindah tim. Namun, Ducati juga akan menghadapi tantangannya sendiri, mengingat mereka akan menaungi 8 rider tangguh, yang 6 di antaranya merupakan juara dunia.
Selain Bagnaia dan Enea Bastianini di Ducati Lenovo Team, Ducati juga menaungi Jorge Martin dan Franco Morbidelli di Prima Pramac Racing. Ada pula Marc dan Alex Marquez di Gresini Racing, serta Marco Bezzecchi dan Fabio di Giannantonio di VR46 Racing Team.
Bakal Lebih Menarik dari Musim 2023

Lewat Sky Sport Italia pada Minggu (26/11/2023), Domenicali pun menyatakan bahwa misi Bagnaia mempertahankan gelar dunia musim depan bakal menantang. Pasalnya para pembalap sesama pembela Ducati juga bakal memberikan perlawanan sengit.
"Musim depan bakal menjadi tahun yang rumit. Pecco takkan hanya punya rival tangguh lewat Jorge untuk dihadapi, melainkan juga lewat Giannantonio, Bezzecchi, dan Marquez. Ini akan jadi ketertarikan besar jika dibandingkan musim 2023," ujarnya.
Banyak Rider Justru Makin Untung

Meski begitu, Domenicali juga mengaku sama sekali tak keberatan pihaknya kembali menurunkan delapan rider. Menurutnya, hal ini justru akan menambah nilai prestasi pembalap terbaik mereka, seperti halnya yang diraih Bagnaia musim ini.
"Banyaknya rider Ducati yang kompetitif justru memberikan nilai lebih kepada hasil Pecco, yang melawan para rider dengan senjata yang setara. Ia adalah yang terbaik dan ia layak mendapatkannya. Inilah filosofi kami, inilah cara kami berkembang lebih cepat," pungkasnya.
Sumber: Sky Sport Italia
Baca juga:
- Ducati Tolak Teken Kontrak 5 Tahun dengan Pecco Bagnaia: Bukan Langkah Bijak
- Ucap Salam Perpisahan di Motegi, Marc Marquez Ngaku Ingin Jadi Rider Honda Lagi
- Jorge Lorenzo: Brutal! Pedro Acosta Bakal Kuasai MotoGP dari Dalam dan Luar Trek
- Sempat Ogah Kerja Bareng, VR46 Kini Justru Puas Pilih Fabio di Giannantonio
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michele Masini Soal Marc Marquez: Kalau Mau Taruhan di MotoGP 2024, Pilih Gresini Saja
Otomotif 5 Desember 2023, 16:12
-
'Honda Takkan Kehilangan Marc Marquez Andai Gaet Gigi Dall'Igna 3 Tahun Lalu'
Otomotif 5 Desember 2023, 15:23
-
2 Kali Juarai Bareng Pecco Bagnaia, Ducati Akui MotoGP 2024 Bakal Lebih Rumit
Otomotif 5 Desember 2023, 13:55
-
Ducati Tolak Teken Kontrak 5 Tahun dengan Pecco Bagnaia: Bukan Langkah Bijak
Otomotif 5 Desember 2023, 12:00
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR