Bola.net - Dua pekan lalu, tepatnya Rabu (29/1/2020), penggemar Valentino Rossi dibuat deg-degan ketika Yamaha mengumumkan bahwa Fabio Quartararo akan menggantikan tempatnya di Monster Energy Yamaha MotoGP 2021 nanti.
Ternyata, pengumuman ini tak berarti Rossi pensiun. The Doctor bahkan masih bertekad turun setahun lagi di MotoGP, dengan syarat ia berhasil membuktikan pada dirinya sendiri bahwa masih mampu tampil kompetitif pada 7-8 seri pertama tahun ini.
Tim Bola.net pun telah merangkum enam alasan lain mengapa Rossi tak perlu buru-buru pensiun dari MotoGP pada akhir musim ini. Apa saja sih, Bolaneters? Berikut ulasannya.
Kondisi Fisik yang Masih Bugar

Rossi mengaku bahwa kondisi fisiknya sangat bugar jika mengingat usianya akan menginjak 41 tahun pada 16 Februari mendatang.
Ia bahkan menyatakan bahwa kondisi fisiknya jauh lebih bugar ketimbang tahun lalu dalam menyongsong MotoGP 2020. Ia mengaku telah berlatih keras selama liburan musim dingin.
Masih Bisa Tampil Kompetitif

Meski belum meraih kemenangan lagi sejak MotoGP Belanda 2017 lalu, Rossi terbukti masih sering menjalani balapan dengan performa yang kompetitif. Tahun lalu, ia mampu mengalahkan Andrea Dovizioso saat finis kedua di Argentina.
Ia juga sengit memperebutkan kemenangan dengan Alex Rins di Austin, dan sempat memimpin balapan di Australia, sebelum kembali bertarung sengit dengan Dovizioso di Malaysia meski akhirnya finis keempat.
Yamaha Telah Serius Berbenah

Sejak awal 2019, Yamaha pun telah melakukan banyak perombakan dalam struktur organisasinya, demi membenahi berbagai masalah teknis pada YZR-M1. Rossi sendiri mengaku telah merasakan kemajuan sejak pertengahan musim lalu.
Selain itu, permintaan Rossi sejak bertahun-tahun lalu, yakni penambahan tenaga mesin dan top speed pada M1, kini akhirnya benar-benar dipenuhi, yang membuat motor tersebut diprediksi bakal kembali garang tahun ini.
Dapat Dukungan Terbaik dari Yamaha

Rossi memang sudah resmi takkan membela tim pabrikan Yamaha musim depan, namun pabrikan Garpu Tala telah menjamin satu tempat di tim satelit untuknya jika ia memang ingin melanjutkan karier di MotoGP.
Yamaha bahkan berjanji akan memberinya kontrak pabrikan, sekaligus dukungan teknis yang setara dengan Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, dan motor YZR-M1 beserta perangkat terbaru untuknya pada 2021.
Petronas Yamaha SRT Bukan Tim Buruk

Jika benar-benar membela tim satelit pada 2021, Rossi sendiri sudah mengakui dirinya akan berada di tangan yang tepat. Petronas Yamaha SRT memang baru dibentuk pada awal 2019, namun kinerjanya sudah begitu rapi karena diisi oleh orang-orang berpengalaman.
Selain itu, dukungan perangkat antara Monster Energy Yamaha dan Petronas Yamaha SRT selama ini terbukti tak terlalu berbeda, hingga Rossi tak perlu cemas kekurangan apa pun jika masih berkompetisi tahun depan.
Bisa Setim dengan Murid Sendiri atau Sang Adik

Jika membela Petronas Yamaha SRT tahun depan, maka Rossi juga berpeluang besar bertandem dengan anak didiknya sendiri di VR46 Riders Academy, Franco Morbidelli, yang sudah lebih dulu membela tim tersebut pada awal 2019.
Rossi bahkan juga bisa bertandem dengan adiknya sendiri yang saat ini masih turun di Moto2, Luca Marini. Pasalnya, Petronas Yamaha SRT juga telah santer dikabarkan tertarik menggaet rider berusia 22 tahun tersebut sejak pertengahan musim lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Alasan Valentino Rossi Tak Perlu Pensiun pada Akhir 2020
Otomotif 14 Februari 2020, 14:15
-
Yamaha: Rossi-Lorenzo Setim Lagi? Tergantung Morbidelli
Otomotif 14 Februari 2020, 10:05
-
'Masa Depan Valentino Rossi Juga Akan Ditentukan Petronas'
Otomotif 14 Februari 2020, 09:36
-
Yamaha Tak Kaget Rossi-Lorenzo Akur Kerja Bareng
Otomotif 13 Februari 2020, 15:40
-
Yamaha: Keputusan Soal Rossi-Quartararo demi Gelar Dunia
Otomotif 13 Februari 2020, 14:23
LATEST UPDATE
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR