
Bola.net - Alat bantu pernapasan yang dikembangkan oleh tim Formula 1, Mercedes AMG Petronas, dengan bantuan Rumah Sakit University College London (UCL), telah mendapatkan persetujuan dari pemerintahan Inggris untuk diproduksi secara massal. Hal ini dilansir oleh Crash.net.
Selama dua pekan terakhir, para insinyur F1 Mercedes bekerja sama dengan para ahli medis yang ada di RS UCL untuk menciptakan alat bantu pernapasan yang tak terlalu rumit, demi melawan pandemi virus corona (Covid-19).
Pada Selasa (31/3/2020) lalu, insinyur Mercedes dan ahli medis RS UCL dikabarkan berhasil menciptakan alat tersebut, yang nantinya bisa menyalurkan oksigen ke paru-paru tanpa membutuhkan ventilator. Alat ini pun disebut 'Continuous Positive Airway Pressure' (CPAP).
Produksi 1000 Unit per Hari
CPAP akan didistribusikan ke berbagai rumah sakit, dan telah dipakai di China dan Italia. Alat ini juga akan digunakan para pasien yang tak harus segera dirawat di ICU, demi melonggarkan fasilitas tersebut untuk para pasien yang kondisinya lebih kritis.
Dalam proses pertama, Mercedes akan memproduksi 10.000 unit CPAP. Per harinya, tim yang bermarkas di Brackley, Inggris ini bisa memproduksi 1000 unit di fasilitas High Performance Powertrain milik mereka yang ada di Brixworth.
"Tim telah bekerja mengejar waktu untuk menciptakan alat ini kurang dari 100 jam. Alat tersebut kini telah mendapatkan persetujuan regulasi dan pemerintah Inggris telah memberikan pemesanan pertama sebanyak 100 unit," demikian bunyi pernyataan UCL.
Video: Marc Marquez Dikalahkan Sang Adik di MotoGP Virtual Race
Baca Juga:
- Jack Miller, Satu-satunya Rider MotoGP yang Bisa Latihan Motor di Tengah Pandemi Covid-19
- Charles Leclerc Menangi Seri Kedua Formula 1 Virtual Race
- Jorge Lorenzo: Jangan Harap Saya Bisa Garang di Catalunya
- Seri Kedua MotoGP Virtual Race Pakai Sirkuit Red Bull Ring
- 'Pensiun dari MotoGP? Valentino Rossi Tak Suka Bersantai'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pebalap Formula 1 Ramai-Ramai Minta Potong Gaji demi Bantu Finansial Tim
Otomotif 6 April 2020, 11:35
-
Charles Leclerc Menangi Seri Kedua Formula 1 Virtual Race
Otomotif 6 April 2020, 09:40
-
April Mop ala Fabio Quartararo: Jadi Test Driver Formula 1
Otomotif 2 April 2020, 12:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR