
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro, terkejut mendengar kabar Maverick Vinales ingin hengkang dari Monster Energy Yamaha MotoGP setahun lebih awal dari kontraknya. Di lain sisi, ia mengaku akan menyambut hangat kedatangan sahabatnya itu ke naungan pabrikan asal Noale, Italia, tersebut.
Hal ini dinyatakan Espargaro kepada MotoGP.com, usai finis kedelapan di Assen, Belanda, Minggu (27/6/2021), sekaligus usai paddock MotoGP digemparkan gosip bahwa Vinales ingin meninggalkan Yamaha demi menuju Aprilia, meski tampil sangat dominan di Assen dan bahkan finis kedua dalam balapan, kembali naik podium.
Vinales yang membela Yamaha sejak 2017, diisukan kesal atas performanya yang angin-anginan tanpa solusi di atas YZR-M1. Frustrasinya memuncak usai finis ke-19 alias terbuncit di Sachsenring, Jerman. Kabar keinginannya hengkang dari Yamaha pun mencuat ke publik pada Sabtu (26/6/2021) malam, usai ia merebut pole.
Kabar yang Bagaikan 'Bom'

"Bagi saya, kabar ini bagai bom. Tapi saya rasa kami harus menghormati Maverick, Yamaha, dan Aprilia, jadi saya tak punya apa pun untuk dikatakan. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah saya sangat menghormati Maverick. Ia punya talenta hebat, yang sayangnya tak terlihat tahun ini," ujar Espargaro yang juga membela Aprilia sejak 2017.
Sebagai rival sekaligus sahabat Vinales, Espargaro pun mengaku hanya bisa mengharapkan yang terbaik. Jika Vinales merasa keputusan hengkang ke Aprilia memang jalan yang positif, maka ia sangat mendukung dan akan senang hati menyambutnya dengan hangat.
"Saya tak yakin Maverick bersenang-senang tahun ini. Jika akhirnya ia dapat kesempatan besar dalam hidupnya seperti ini (pindah ke Aprilia), hal yang bisa saya katakan adalah, jika ia merasa ini keputusan yang tepat, jika ia merasa akan lebih bahagia, maka lakukan saja dan ambil kesempatan itu," ungkapnya.
Layak Dapat Rider Sekaliber Maverick Vinales

Espargaro sendiri diketahui berganti-ganti tandem setiap musim sejak 2017, dari Sam Lowes, Scott Redding, Andrea Iannone, Bradley Smith, sampai Lorenzo Savadori. Ia belakangan mendorong Aprilia untuk menggaet sang test rider, Andrea Dovizioso, namun juga tak masalah jika Vinales yang digaet.
Usai perjuangan keras sejak 2015 untuk tampil kompetitif, Aprilia dirasa Espargaro memang layak mendapatkan pembalap top sekaliber Vinales, yang merupakan juara dunia Moto3 2013, serta meraih 14 pole, 28 podium, dan 9 kemenangan selama berkarir di MotoGP, baik bersama Suzuki maupun Yamaha.
"Kami akan menyambutnya dengan tangan terbuka. Saya tahu betapa cepatnya Maverick. Saya juga tahu betapa kerasnya Aprilia bekerja, jadi mereka juga layak punya rider top seperti Maverick, dan Maverick juga layak bahagia. Jadi, mengapa tidak?" tutup Espargaro, yang pernah bertandem dengan Vinales di Suzuki pada 2015 dan 2016.
Sumber: MotoGP
Video: Fabio Quartararo Menangi MotoGP Belanda 2021
Baca Juga:
- Maverick Vinales Merapat ke Aprilia, Nasib Andrea Dovizioso Kembali Tak Jelas
- Keputusan Maverick Vinales Takkan Pengaruhi Masa Depan Valentino Rossi
- Maverick Vinales Merasa Tak Layak Dapat Kontrak Baru Yamaha pada 2020
- Vinales: Ikut-Ikut Zarco Putus Kontrak? Mending Ikuti Kata Hati Sendiri
- Maverick Vinales Bantah Pindah ke Aprilia, Tetap Merasa Tak Dihormati Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aleix Espargaro: Aprilia Layak Dapat Pembalap Sekaliber Maverick Vinales
Otomotif 28 Juni 2021, 13:03
-
Aleix Espargaro: Buat Apa Fabio Quartararo Dihukum?
Otomotif 7 Juni 2021, 15:57
-
Hasil FP1 MotoGP Catalunya: Aleix Espargaro Bawa Aprilia Tercepat
Otomotif 4 Juni 2021, 15:52
-
Aleix Espargaro: Susah Batalkan Balapan Usai Jason Dupasquier Tewas
Otomotif 31 Mei 2021, 12:43
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR