
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, mengaku iba melihat sang adik, Pol Espargaro, yang harus jatuh bangun demi meraih hasil baik di MotoGP 2022 bersama Repsol Honda. Menurut Aleix, Repsol Honda yang merupakan tim paling prestisius di ajang Grand Prix tak sesuai dengan ekspektasi sang adik saat bergabung pada 2021.
Pol diketahui menandatangani kontrak dengan skuad Jepang tersebut pada pertengahan tahun 2020, yakni musim terakhirnya bersama Red Bull KTM Factory Racing yang ia bela selama empat musim. Pol menyatakan, KTM telah membantunya mengembangkan diri, namun Repsol Honda adalah tim impiannya sejak masih anak-anak.
Pol pun meraih podium pertamanya bersama Repsol Honda di Seri Emilia Romagna 2021 ketika finis kedua. Dalam tes pramusim Mandalika pada Februari lalu, ia pun berkuasa jadi rider tercepat. Ia juga memimpin MotoGP Qatar selama 17 lap sebelum akhirnya finis ketiga. Namun, setelah itu Polyccio kembali tampil loyo.
Tadinya Kompetitif Bareng KTM

Aleix maklum adiknya ingin membela Repsol Honda, yang selama ini dikenal sebagai 'rumah' para juara dan legenda MotoGP. Sayang, RC213V sedang tidak kompetitif. "Pol baik-baik saja, namun ini bukan tahun terbaiknya," ujarnya dalam acara bincang-bincang La Resistencia seperti yang dikutip Todo Circuito, Jumat (8/7/2022).
"Dua tahun lalu ia tanda tangan dengan Repsol Honda, 'Barcelona'-nya balap motor, dream team. Namun, saat ini Honda bukan yang terbaik. Sungguh malang, Pol tidak bersenang-senang. Padahal, ia rider yang sangat baik. Ia tampil sangat kompetitif di KTM, dan di Repsol Honda ia pikir ia bisa memperebutkan gelar. Sayang, motornya tak mendukung," lanjut Aleix.
Uniknya, situasi berbeda dialami Aleix musim ini. Pada tahun-tahun sebelumnya, rider berusia 32 tahun selalu kalah prestasi dari Polyccio. Namun, kali ini ia malah jadi salah satu kandidat juara dunia. Sebagai catatan, saat ini ia sedang duduk di peringkat kedua pada klasemen pembalap, tertinggal 21 poin dari Fabio Quartararo.
Gores Sejarah, Aprilia Seperti Sedang Mimpi

"Aprilia punya banyak gelar dunia di kelas-kelas ringan. Namun, mereka relatif baru di MotoGP. Tadinya mereka belum pernah menang, dan belum meraih banyak podium. Tahun ini, kami pun meraih podium, kemenangan, dan pole. Semua orang di Aprilia sangat bahagia, rasanya kami semua seperti sedang bermimpi," tutur Aleix
"Usai balapan di Assen, saat kami menjalani rapat teknis, saya berkata pada mereka, 'Kawan-kawan, terima kasih. Apa yang kita alami tahun ini adalah sejarah'. Mereka pun ingin menangis. Bagi kami, masuk peringkat lima besar saja sudah bombastis, kini kami malah berebut gelar. Mereka bekerja gila-gilaan," pungkasnya.
Sementara Aleix duduk di peringkat kedua dengan koleksi 151 poin usai meraih 5 podium dan 1 kemenangan, Pol berada di peringkat 17 pada klasemen pembalap dengan koleksi 40 poin saja usai meraih satu podium. Berikut klasemen sementara MotoGP 2022.
Klasemen Sementara MotoGP 2022

- Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 172
- Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 151
- Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
- Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 106
- Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 105
- Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 93
- Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 91
- Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
- Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 75
- Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 71
- Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 70
- Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 62
- Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
- Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 55
- Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 52
- Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 42
- Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 40
- Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
- Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 25
- Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 18
- Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
- Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
- Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
- Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
- Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
- Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
- Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
Sumber: La Resistencia, Todo Circuito
Baca juga:
- Jorge Martin: Saya Pasti Berseragam Merah di MotoGP 2023
- MotoGP-WorldSBK Libur, Para Rider Ducati Bakal Balapan Sendiri di Misano
- Jorge Martin Ngaku Sempat Tertarik Kembali ke Honda di MotoGP 2023
- 'Honda Hancurkan Karier Alex Marquez, Bikin Kacau Mentalitasnya'
- Alex Espargaro: Talenta Maverick Vinales Luar Biasa, Sayangnya Kurang Konsisten
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Gerah Lihat Banyak Rivalnya Digaji Rendah: Ini Tidak Adil!
Otomotif 18 Juli 2022, 16:16
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR