
Bola.net - Alex Marquez memahami mengapa Alex Rins memilih hengkang ke Monster Energy Yamaha meski baru menjalani lima seri MotoGP 2023 bersama LCR Honda Castrol. Marquez bahkan mengaku tak kaget ketika Rins mengeluhkan perlakuan Honda kepadanya.
Marquez yang menjalani debutnya di MotoGP 2020 bersama Repsol Honda, dipindahkan ke LCR Honda Castrol pada 2021 dan 2022 untuk memberi jalan kepada Pol Espargaro. Selama dua musim itu, Marquez malah sulit tampil kompetitif. Padahal, ia sempat dua kali naik podium bareng tim pabrikan.
Marquez pun merasa tak mendapatkan dukungan teknis dan moral yang baik dari Honda Racing Corporation (HRC). Ia bahkan mengaku motor RC213V miliknya nya pada 2022 tak banyak mengalami perubahan sejak awal musim. Atas alasan itulah ia memilih pindah ke Ducati via Gresini Racing musim ini.
Prihatin untuk LCR

Alasan yang sama uniknya juga mendasari keputusan Rins pindah ke Yamaha pada 2024, meski rider berusia 27 tahun itu sempat memenangi main race Seri Austin. Lewat Speedweek, Selasa (15/8/2023), Marquez mengaku sedih untuk LCR, tetapi juga bisa memahami situasi Rins.
"Saya bisa memahaminya. Saya turut prihatin untuk LCR bahwa ia memutuskan ganti tim usai setengah musim saja, karena kami berbagi banyak hal. Namun, saya bisa memahami perubahan itu, karena tim pabrikan selalu lebih menarik," ujar eks tandem Rins di Moto3 ini.
Dukungan Lebih Oke di Tim Pabrikan
"Situasi soal motor antara tim pabrikan dan tim satelit memang mirip, tetapi di tim pabrikan Anda bakal mendapatkan lebih banyak hal," ungkap Marquez, yang juga merupakan juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019.
Ketika ditanya apakah itu termasuk lebih banyak uang, ia pun menjawab sembari tertawa. "Ya, contohnya. Saya pun tidak terkejut saat ia mengeluh," tutup Marquez, yang musim ini naik podium di main race Seri Argentina dan memenangi sprint race Seri Inggris.
Sumber: Speedweek
Baca juga:
- KTM Ngotot Minta Tim Baru di MotoGP, Tuding Ducati Bikin Kompetisi Timpang
- Batal Kolaborasi di MotoGP 2024, KTM Ngaku Sempat Rayu Marc Marquez untuk Gabung
- Marc Marquez: Sebentar Lagi KTM Jadi Pabrikan Nomor Satu di MotoGP
- Makin Santer Digosipkan Pindah Tim, Marc Marquez: Saya Ingin Terus Balapan di MotoGP
- Ditinggal Alex Rins, Takaaki Nakagami Janji Setia Bertahan Asal Honda Kerja Keras
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez: Alex Rins Kurang Dukungan dari Honda? Nggak Kaget!
Otomotif 16 Agustus 2023, 15:42
-
Ditinggal Alex Rins, Takaaki Nakagami Janji Setia Bertahan Asal Honda Kerja Keras
Otomotif 16 Agustus 2023, 09:15
-
Alex Rins Takjub Digaet Yamaha Ketika Cedera, Ambil Keputusan di Rumah Sakit
Otomotif 15 Agustus 2023, 13:59
-
Juara Bukan Jaminan, Ini Alasan Yamaha Lebih Pilih Alex Rins Ketimbang Joan Mir
Otomotif 15 Agustus 2023, 11:29
-
Alex Rins Absen Lagi, Iker Lecuona Bela LCR Honda di MotoGP Austria
Otomotif 13 Agustus 2023, 19:00
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR