
Bola.net - Alex Marquez mengaku sangat sedih karena ia tak bisa sepenuhnya jadi tandem sang kakak, Marc Marquez, di Repsol Honda sepanjang MotoGP 2020, mengingat Marc hanya turun lintasan pada seri perdana dan kemudian absen sampai akhir musim.
Seperti diketahui, Marc mengalami kecelakaan hebat dalam MotoGP Spanyol di Jerez pada 19 Juli lalu, yang menyebabkan patah tulang humerus kanannya. Dua hari usai insiden, Marc pun menjalani operasi di Barcelona untuk menanamkan satu plat titanium dan 12 sekrup.
Dua hari setelah operasi, Marc kembali ke Jerez untuk mencoba turun di MotoGP Andalusia. Namun, usai coba turun di di sesi FP3, lengannya bengkak dan memar hingga ia memutuskan mundur dan fokus mencari kans kembali di Brno, Ceko. Sayang, drama Marquez tak berhenti di situ.
Pada 3 Agustus, jelang MotoGP Ceko, Marquez secara menggemparkan harus menjalani operasi kedua usai plat titaniumnya patah usai membuka jendela besar di rumahnya saat hendak mengajak kedua anjingnya jalan-jalan. Sejak itu, proses pemulihannya sangat rumit dan butuh waktu lama.
Tak Bisa Senang-Senang Bareng Kakak

Marquez beberapa kali sempat dikabarkan akan kembali balapan pada beberapa seri. Namun, menjelang MotoGP Valencia pada 15 November lalu, delapan kali juara dunia ini mengumumkan takkan kembali sampai musim berakhir dan akan fokus pada pemulihan demi kembali dengan kondisi lebih bugar pada 2021.
Hal ini pun membuat Alex sedih, karena bertandem dengan sang kakak di tim paling prestisius di MotoGP bisa dibilang bagai kans sekali seumur hidup. Yang paling bikin juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini kecewa, ia tak bisa menimba begitu banyak pelajaran dari sang kakak di lintasan.
"Musim ini tak hanya berat bagi Marc, tapi juga berat bagi saya. Saya mempersiapkan diri untuk situasi yang benar-benar berbeda pada awal tahun. Tadinya saya ingin bersenang-senang dengan Marc, membela tim yang sama, dan belajar darinya karena ia rider terbaik," ujar Alex via Corsedimoto, Minggu (29/11/2020).
Padahal Membanggakan bagi Keluarga

Alex sendiri menjalani musim debut yang sama sekali tidak buruk di MotoGP. Ia memang tertatih-tatih pada awal musim, namun sangat konsisten finis pada 10 seri pertama. Ia juga menggebrak dengan sukses meraih dua podium di Le Mans dan Aragon, dalam cuaca yang berbeda pula.
"Sayang, kami tak bisa menikmati tahun ini bersama-sama. Padahal, situasi ini bakal jadi sesuatu yang istimewa bagi kami dan keluarga kami, apalagi kami membela tim dengan sejarah panjang. Namun, beginilah jalannya musim ini dan kami harus menerimanya," ungkapnya.
Meski 'batal' sepenuhnya jadi tandem sang kakak, Alex terus memberikan dukungan moral agar Marc bisa kembali pada 2021. "Marc tetap latihan keras di rumah demi cepat pulih. Saya yakin ia akan kembali lebih kuat, walau tentu situasinya takkan selalu mudah," pungkas rider yang tahun depan akan membela LCR Honda tersebut.
Sumber: Corsedimoto
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
- Momen Haru Perpisahan Para Rider MotoGP 2020 dari Tim Masing-Masing
- 'Ducati Juarai MotoGP 2020, Bukti Inovasinya Berhasil'
- Joan Mir Geram Ayah Jorge Lorenzo 'Ngaku-Ngaku' Bantu Juarai MotoGP 2020
- Joan Mir: Juara Bareng Suzuki Bagai Takdir, Sejarah Bagi 'Underdog'
- Reaksi Para Pembalap F1 Usai Saksikan Kecelakaan Horor Romain Grosjean
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez Sedih Cuma Sekejap Jadi Tandem Marc Marquez di MotoGP
Otomotif 30 November 2020, 16:50
-
Repsol Honda: Pemulihan Marc Marquez Lebih Lamban dari Ekspektasi
Otomotif 27 November 2020, 12:15
-
Joan Mir: Hanya Orang Tak Paham MotoGP yang Sebut Saya Beruntung Jadi Juara
Otomotif 27 November 2020, 10:00
-
Joan Mir Tak Sabar Jumpa Marc Marquez di MotoGP 2021
Otomotif 26 November 2020, 12:20
-
Pamer Corak Helm Baru, Tanda Optimisme Marc Marquez Kembali ke MotoGP 2021
Otomotif 26 November 2020, 10:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bodo/Glimt 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 09:26
-
Arsenal Babat Habis Tottenham, Mikel Arteta Full Senyum
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:25
-
Pujian Setinggi Langit Arne Slot untuk Rio Ngumoha: Tak Ada Pemain 17 Tahun Seperti Dia!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:16
-
Prediksi Atletico Madrid vs Club Brugge 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 09:09
-
Bukan Gol, Ini Rekor Unik William Saliba Saat Arsenal Hancurkan Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 09:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 23 Februari 2026, 08:50
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 23 Februari 2026, 08:50
-
Liverpool Menang Dramatis, Arne Slot: The Reds Tak Layak Menang, Imbang Lebih Adil!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:49
-
Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Liga Italia 23 Februari 2026, 08:27
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
-
Inspirasi Kemenangan Arsenal itu Bernama Victor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR