Bola.net - Fernando Alonso yakin bahwa pebalap muda harus belajar menghormati aturan Formula 1 sejak dini demi menghindari insiden yang terjadi di Formula 1 GP Belgia, Minggu (2/9).
Pebalap Spanyol itu terpaksa gagal finis setelah mengalami kecelakaan hebat bersama Romain Grosjean (Lotus) dan Lewis Hamilton (McLaren). Ia merasa beruntung bisa lolos dari cedera, mengingat mobil Grosjean sempat 'terbang' melewati kepalanya.
Sang pebalap Ferrari itu pun menyarankan para pebalap muda belajar menghormati regulasi F1 sebelum mereka menapakkan kaki di kejuaraan balap mobil terakbar itu.
"Beberapa pebalap tertentu harus mencoba mengurangi resiko di bagian start balapan," ujarnya. "Insiden seperti itu memang cenderung sering terjadi di masa-masa junior. Namun akan lebih baik jika mereka belajar menghormati aturan sejak awal karir. Ini berkaitan dengan tindakan mereka di atas lintasan."
Akibat insiden tersebut, Grosjean dilarang membalap di F1 GP Italia akhir pekan ini. Akibat lainnya, Alonso terpaksa gagal finis dan tak meraih satu poin pun. Meski masih berada di puncak klasemen pebalap, keunggulan poin Alonso kini hanya 24 poin dari Sebastian Vettel.
"Apa yang terjadi sangatlah disayangkan, karena saya rasa podium masih bisa saya raih. Kini kami sedikit kehilangan keunggulan dari Seb, Mark Webber dan Kimi Raikkonen. Namun kami akan bekerja sekeras mungkin dalam menghadapi balapan di Italia," tutupnya. (pf/kny)
Pebalap Spanyol itu terpaksa gagal finis setelah mengalami kecelakaan hebat bersama Romain Grosjean (Lotus) dan Lewis Hamilton (McLaren). Ia merasa beruntung bisa lolos dari cedera, mengingat mobil Grosjean sempat 'terbang' melewati kepalanya.
Sang pebalap Ferrari itu pun menyarankan para pebalap muda belajar menghormati regulasi F1 sebelum mereka menapakkan kaki di kejuaraan balap mobil terakbar itu.
"Beberapa pebalap tertentu harus mencoba mengurangi resiko di bagian start balapan," ujarnya. "Insiden seperti itu memang cenderung sering terjadi di masa-masa junior. Namun akan lebih baik jika mereka belajar menghormati aturan sejak awal karir. Ini berkaitan dengan tindakan mereka di atas lintasan."
Akibat insiden tersebut, Grosjean dilarang membalap di F1 GP Italia akhir pekan ini. Akibat lainnya, Alonso terpaksa gagal finis dan tak meraih satu poin pun. Meski masih berada di puncak klasemen pebalap, keunggulan poin Alonso kini hanya 24 poin dari Sebastian Vettel.
"Apa yang terjadi sangatlah disayangkan, karena saya rasa podium masih bisa saya raih. Kini kami sedikit kehilangan keunggulan dari Seb, Mark Webber dan Kimi Raikkonen. Namun kami akan bekerja sekeras mungkin dalam menghadapi balapan di Italia," tutupnya. (pf/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akui Bakal Kesulitan di Italia, Rosberg Tetap Berpikir Positif
Otomotif 4 September 2012, 20:00
-
Williams: Jump Start Murni Kesalahan Maldonado
Otomotif 4 September 2012, 19:00
-
Bocorkan Data Tim di Twitter, Hamilton Dituduh Kekanakan
Otomotif 4 September 2012, 17:15
-
Alonso: Pebalap Muda Harus Belajar Hormati Aturan
Otomotif 4 September 2012, 15:00
-
Maldonado Dihukum Mundur 10 Posisi di F1 GP Italia
Otomotif 4 September 2012, 13:00
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming BRI Super League: Dewa United vs Bali United
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 12:40
-
Berapa Koleksi Trofi Cristiano Ronaldo? Ini Daftar Lengkapnya
Asia 22 Mei 2026, 11:35
-
Jadwal Siaran Langsung Eksklusif Persija vs Semen Padang di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 11:33
-
Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
Otomotif 22 Mei 2026, 11:20
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR