
Bola.net - Pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, penasaran pada performa Marc Marquez dengan pabrikan lain di MotoGP. Namun harapannya ini sulit diwujudkan karena rider Spanyol itu telah menandatangani kontrak empat tahun dengan Repsol Honda pada Kamis (20/2/2020).
Dengan kontrak ini, Marquez dipastikan bertahan di Honda sampai 2024, memupuskan harapan tim lain menggaetnya, termasuk Ducati, yang belakangan getol mencari rider muda. Dovizioso pun yakin Marquez bisa kompetitif dengan motor apa saja, namun ia ingin tahu motor mana selain Honda yang bisa mengantarnya juara.
"Marc kuat dalam banyak aspek. Inilah realitanya. Jelas ia bakal bisa beradaptasi dengan semua motor, tapi menyebutnya bisa juara dengan tim mana pun tak bisa dipastikan, meski performanya yang gemilang selama beberapa tahun terakhir," ujarnya via Corsedimoto.
Dengan Honda, Marquez Taklukkan Segalanya

Dovizioso sendiri tahu benar rasanya perjuangan ketika harus berganti pabrikan. Total, Dovizioso pernah membela empat tim berbeda di tiga pabrikan berbeda. Pada 2008-2011, ia membela Honda, dan pindah ke Yamaha pada 2012. Sejak 2013, ia membela Ducati.
Proses adaptasi Dovizioso dari Honda ke Yamaha terbilang mulus, karena langsung konsisten memperebutkan podium. Sementara saat pindah ke Ducati, ia harus jatuh bangun dalam menjinakkan motor Desmosedici sampai akhirnya kini konsisten jadi kandidat juara.
"Beradaptasi dengan motor yang sangat berbeda butuh waktu dan apa pun bisa terjadi dalam situasi macam itu. Saya ingin lihat Marc membela pabrikan lain, karena dengan Honda ia telah menaklukkan segalanya," ungkapnya.
Tolak Remehkan Marquez
Dalam uji coba pramusim di Sepang, Malaysia, dan Losail, Qatar, uniknya Marquez tak tampil mencolok karena selain tak terlalu cocok dengan RC213V 2020, ia juga masih terkendala cedera dislokasi bahu kanan yang belum pulih.
Meski begitu, Dovizioso sama sekali tak mau meremehkannya. "Anda harus mengantisipasi segalanya dari Marc. Anda tak banyak melihatnya berseliweran dalam uji coba, tapi Anda bisa pastikan ia bekerja keras," tutupnya.
Dovizioso dan Marquez akan kembali turun lintasan dalam seri pembuka MotoGP 2020 di Losail pada 6-8 Maret. Dua tahun terakhir, mereka menjalani duel wheel-to-wheel sampai lap terakhir di trek ini, di mana Dovizioso selalu menang atas Marquez.
Baca Juga:
- Dovizioso: Ducati Masih Cepat, Tapi Yamaha Lebih Cepat Lagi!
- Alex Marquez Mendadak Tak Nyaman Kendarai Honda di Qatar
- Puas Hasil Uji Coba Qatar, Johann Zarco Perjelas Target di MotoGP 2020
- Jack Miller Sebut Ducati Bagai Roket, Puji Maverick Vinales
- 15 Rider Berdekatan, Alex Rins Tak Sabar Balapan di MotoGP Qatar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andrea Dovizioso Ingin Marc Marquez Bela Tim Lain di MotoGP
Otomotif 26 Februari 2020, 14:20
-
Sempat 'Tersesat', Marc Marquez Puas Hasil Uji Coba Qatar
Otomotif 25 Februari 2020, 12:55
-
Tak Ikut Rossi Pindah Tim, Marquez Pilih Tak Peduli Kritik
Otomotif 22 Februari 2020, 13:17
-
Jadi Rider Pertama yang Dikontrak 4 Tahun, Marc Marquez Makin Pede
Otomotif 22 Februari 2020, 12:55
-
Marc Marquez Kaget Ditawari Kontrak Empat Tahun oleh Honda
Otomotif 22 Februari 2020, 12:45
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR