
Bola.net - Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team, Andrea Dovizioso, memastikan dirinya takkan balapan di MotoGP pada 2023. Menurutnya, ia tak lagi punya alasan untuk melanjutkan karier di ajang ini, karena sudah berlaga di Grand Prix selama 21 tahun. Selain itu, kini tak lagi bisa tampil kompetitif di lintasan.
Dovizioso menjalani debut Grand Prix secara penuh pada 2002 di GP125. Ia sukses meraih satu gelar dunia, yakni di GP125 2004. Ia juga menjadi runner up di GP250 2006 dan 2007. Namun, gebrakan utamanya terjadi pada 2017-2019, ketika ia tiga kali menjadi runner up MotoGP dan jadi rival sengit Marc Marquez dalam perebutan gelar.
Dovizioso pun identik dengan statusnya sebagai pembalap Ducati Team, skuad yang ia bela selama delapan musim pada 2013-2020. Usai berpisah dengan Tim Merah, Dovizioso memilih vakum pada awal 2021 dan sekadar jadi test rider Aprilia. Namun, ia kemudian dipanggil oleh Yamaha untuk berlaga pada lima seri terakhir.
Takkan Bahagia Kalau Susah Kompetitif

Dovizioso diminta membela Petronas Yamaha SRT sebagai pengganti Franco Morbidelli yang dipindahkan ke tim pabrikan. Rider Italia ini kemudian mendapatkan kontrak pabrikan untuk berlaga sepenuhnya di MotoGP 2022 bersama Yamaha RNF. Sayang, ia tak bisa tampil kompetitif dan bahkan sulit masuk 15 besar.
Lewat MotoGP.com, Selasa (12/7/2022), Dovizioso pun mengaku takkan bertahan musim depan. "Saya selalu bilang, jika tak bisa kompetitif, saya tak mau bertahan. Saya takkan bersenang-senang jika harus bertahan tapi kesulitan. Jadi, tak ada alasan untuk lanjut, apalagi setelah berkarier selama 20 tahun," tuturnya.
Atas alasan inilah Dovizioso tak pernah melakukan negosiasi dengan tim MotoGP mana pun. Pasalnya, untuk tampil garang, menurut Dovizioso seorang pembalap harus benar-benar terlibat dalam pengembangan motor. Ia bahkan mengaku tak tertarik pindah ke WorldSBK karena merasa tak lagi harus membuktikan diri di lintasan.
Rileks Soal Masa Pensiun dari MotoGP

"Saya tak pernah mencari tim untuk tahun depan. Untuk bertahan, Anda harus terlibat jauh dalam sebuah proyek dan punya suara, karena semua orang sangat kompetitif. Tapi saya benar-benar rileks soal ini, karena saya sudah menjalani paruh pertama tahun lalu di luar balapan, sehingga saya sudah tahu rasanya," ujar 'Dovi'.
"Jelas saya tak mau mengakhiri musim seperti ini, karena tampil kompetitif sangatlah menyenangkan. Jika Anda mencetak catatan waktu lap yang sangat baik, maka Anda bisa memperebutkan posisi yang baik pula, seperti yang selalu saya lakukan dulu. Namun, kini saya tak punya kendali," pungkas rider berusia 36 tahun ini.
Dalam 11 seri pertama musim ini, hasil terbaik Dovizioso hanyalah finis ke-11 di Seri Portimao, Portugal. Saat ini, ia berada di peringkat 22 pada klasemen dengan koleksi 10 poin, sama dengan sang tandem, Darryn Binder, di peringkat 21. Berikut klasemen sementara MotoGP 2022 usai Seri Assen, Belanda.
Klasemen Sementara MotoGP 2022

- Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 172
- Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 151
- Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
- Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 106
- Enea Bastianini - Gresini Racing - Ducati - 105
- Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 93
- Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 91
- Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
- Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 75
- Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 71
- Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 70
- Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 62
- 93 Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
- Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 55
- Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 52
- Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 42
- Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 40
- Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
- Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha - Yamaha - 25
- Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing - Ducati - 18
- Darryn Binder - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
- Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF - Yamaha - 10
- Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
- Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
- Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
- Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
- Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- Tak Menyesal Lewatkan Moto2, Jack Miller: Rider Lain Mending Jangan Ikut-ikutan
- Ducati Tegaskan Enea Bastianini-Jorge Martin Bakal Digaji Setara Agar Tak Saling Iri
- Pecco Bagnaia: Semoga Pengganti Jack Miller Tak Picu 'Perang Internal' di Ducati
- Alasan Miguel Oliveira Ogah Balik ke Tech 3: Rider Papan Atas Kok Ditawari Tim Junior?
- Yamaha Target Punya Tim Satelit Lagi di MotoGP 2024, Tapi Harus Sabar Tunggu VR46
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kini Loyo di Yamaha, Andrea Dovizioso: Untung Dulu Saya Kompetitif di Tech 3
Otomotif 13 Juli 2022, 12:21
-
Andrea Dovizioso Tolak Gantikan Freddie Spencer di FIM MotoGP Stewards
Otomotif 23 Juni 2022, 14:15
-
Jelang Tes MotoGP, Toprak Razgatlioglu Minta Saran Andrea Dovizioso
Otomotif 15 Juni 2022, 14:34
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58























KOMENTAR