
Bola.net - Andrea Dovizioso sangat bersemangat menghadapi MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram pada 4-6 Oktober. Rider Italia ini dapat motivasi ekstra usai finis kedua dan naik podium di Motorland Aragon, Spanyol, dua pekan lalu.
Menurut pebalap Ducati Team ini, podium di Aragon tersebut sangat penting baginya dan tim, karena ia gagal finis di Silverstone, Inggris, akibat bersenggolan dengan motor Fabio Quartararo, dan hanya finis keenam di Misano.
"Kami butuh podium di Aragon untuk membuktikan bahwa kinerja yang kami lakukan memang tepat, dan demi menjalani lima balapan terakhir dengan lebih percaya diri," ujar juara dunia GP125 2004 itu via rilis resmi tim.
Punya Target di Setiap Seri
Dovizioso pun ingin ia dan timnya kembali solid bekerja di Buriram, giat mencari peningkatan sekecil apa pun pada motor Desmosedici GP19 miliknya.
"Di Spanyol, kami mengalami kemajuan kecil yang membantu menemukan setup final untuk balapan, dan ini juga harus jadi target kami di setiap seri: memperbaiki motor dan sensasi saya di setiap sesi," ungkapnya.
Cuaca Jadi Faktor Penting
Dalam pekan balap MotoGP Thailand tahun lalu, Dovizioso mampu tampil garang. Ia sempat memimpin balapan selama 15, namun tersalip oleh Marc Marquez pada lap terakhir dan harus puas finis kedua.
"Tahun lalu kami menjalani pekan balap yang fantastis di Buriram, dan kami harap bisa kembali memulai pekan balap tahun ini dengan baik, meski cuaca jadi faktor penting dan kami harus cerdas menginterpretasikannya," tutupnya.
Saat ini, Dovizioso duduk di peringkat kedua pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 202 poin, tertinggal 98 poin dari Marquez yang ada di puncak.
Sumber: Ducati Corse
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andrea Dovizioso Tekad Kembali Garang di MotoGP Thailand
Otomotif 3 Oktober 2019, 08:00
-
Pentingnya Motocross Bagi Marc Marquez-Andrea Dovizioso
Otomotif 1 Oktober 2019, 12:35
-
Andrea Dovizioso: Saya Tak Lihat Ada Peluang Juara
Otomotif 30 September 2019, 15:15
-
Andrea Dovizioso: Belum Ada yang Bisa Kalahkan Marc Marquez
Otomotif 30 September 2019, 13:40
-
Peringatkan Ducati, Petrucci: Marquez Itu Rider Terkuat dalam Sejarah!
Otomotif 25 September 2019, 12:25
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR