
Bola.net - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyatakan pihaknya percaya diri bisa merebut gelar dunia di MotoGP 2026 dan 2027. Hal ini ia nyatakan setelah melihat lonjakan performa RS-GP sepanjang 2025 di tangan Marco Bezzecchi, serta melihat adaptasi Jorge Martin yang terus berprogres.
Musim ini, di bawah kendali Bezzecchi, Aprilia tak pelak lagi jadi pabrikan terbaik kedua di belakang Ducati. Bezzecchi kerap jadi pesaing Marc Marquez sejak Seri Inggris pada Mei lalu. Rider Italia itu juga menjadi rider non-Ducati terbaik di klasemen dengan menduduki peringkat keempat.
Di lain sisi, meski absen 10 seri awal musim ini dan sempat bersitegang dengan Aprilia, Martin makin nyaman mengendarai RS-GP. Meski belum juga naik podium, sang juara dunia bertahan ini makin mendekati persaingan tujuh besar, dan diprediksi bakal lebih moncer pada 2026 nanti.
Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jadi Juara

Kepada Motosprint, Kamis (18/9/2025), Rivola mengakui pihaknya siap lebih sengit memperebutkan gelar dunia 2026. Ia bahkan menyebut Aprilia siap menghadapi perubahan regulasi mesin dari 1000cc ke 850cc pada 2027. Namun, ia yakin Marquez dan Ducati masih akan sulit dikalahkan.
"Bahkan sebelum 2027, saya percaya target Aprilia untuk 2026 adalah membidik gelar dunia, karena kami punya semua yang dibutuhkan untuk mewujudkannya. Terlepas dari para rival kami, seperti Marquez, yang sangat kuat dan sulit dikalahkan, persaingan jelas berada di level yang sangat tinggi," ujarnya.
Bisa Jadi Pemain Utama di Era Baru
Rivola juga menyatakan Aprilia punya insinyur, teknisi, dan pembalap yang sangat mumpuni untuk memasuki era baru MotoGP dua tahun lagi. "2027 akan menandai perubahan regulasi yang signifikan, dan saya optimistis," tutur eks Sporting Director Scuderia Ferrari di Formula 1 ini.
"Saya melihat cara kami mempersiapkan diri, struktur yang kami miliki, kecepatan dalam mengambil keputusan, serta kualitas para manajer dan teknisi kami. Dengan semua elemen itu, saya yakin Aprilia juga bisa menjadi pemain utama di era baru tersebut," pungkasnya.
Sumber: Motosprint
Baca Juga:
- Marc Marquez Optimistis Pecco Bagnaia Bakal Bangkit dari Keterpurukan, Punya Talenta dan Tim Hebat
- Marc Marquez Sebut Balapan 'Gratis' di Gresini Bikin Tertekan, Tantangannya Justru Lebih Besar
- Marc Marquez Ngaku Sempat Serius Pikirkan Pensiun dari MotoGP Sebelum Disarankan Gabung Gresini
- Marc Marquez Bisa Kunci Gelar Dunia MotoGP 2025 di Jepang, Apa Saja Syaratnya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming Idemitsu Asia Talent Cup Jepang 2025, 26-28 September 2025
Otomotif 23 September 2025, 16:20
-
Aprilia Pede Bisa Rebut Gelar Dunia MotoGP 2026 dan 2027, Tapi Kepikiran Marc Marquez
Otomotif 23 September 2025, 15:43
-
Saksikan Live Streaming MotoGP Jepang 2025: Eksklusif di Vidio
Otomotif 23 September 2025, 15:07
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR