
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menyatakan bahwa membela Gresini Racing di MotoGP 2024 tanpa gaji justru membuatnya tertekan. Sebab, ia harus bekerja lebih keras untuk membuktikan bahwa kenekatannya meninggalkan segala kemewahan di Repsol Honda memang bisa berbuah hasil baik.
Marquez diketahui sempat mengalami cedera lengan parah akibat kecelakaan hebat di Jerez, Spanyol, pada 2020. Sejak itu, ia mengalami masa-masa kelam di Repsol Honda, ditambah dengan buruknya performa RC213V. Pada pertengahan 2023, ia bahkan sampai terpikir untuk gantung helm.
Namun, sang adik, Alex Marquez, menyarankannya ikut bergabung ke Gresini. Dengan begitu, Marquez bisa menguji level performanya di atas Ducati Desmosedici, motor yang superior dalam beberapa tahun terakhir. Ia akhirnya setuju, bahkan rela balapan tanpa digaji sepeser pun oleh Gresini.
Tidak Digaji Sama dengan Ambil Risiko Tinggi

"Saya memang meninggalkan Honda demi berkendara secara gratis untuk tim yang hebat seperti Gresini. Namun, berkendara secara gratis untuk membuktikan bahwa saya masih kompetitif adalah tantangan besar. Sebab, saya meletakkan banyak hal dalam risiko," ujarnya via MotoGP.com, Jumat (19/9/2025).
Ternyata, dengan membela Gresini, Marquez bisa kembali tampil kompetitif meski pakai motor spek lama dari Ducati. Ia mengakhiri musim 2024 di peringkat ketiga, yang membuatnya mendapatkan promosi untuk pindah ke Ducati Lenovo Team tahun ini.
"Saya kembali menemukan kepercayaan diri saya lagi (bersama Gresini), dan bisa kembali menang. Ini adalah hal yang istimewa. Namun, sekalinya pindah ke tim pabrikan, saya tahu saya ada di tempat yang sempurna untuk merebut gelar dunia," ungkap pembalap berusia 32 tahun tersebut.
Tak Menyangka Bisa Tampil Dominan
Membela Tim Merah, Marquez langsung menargetkan gelar dunia kesembilan sejak awal musim ini. Uniknya, ia mengaku tidak menyangka bakal tampil sangat dominan. Ia bahkan terkejut bisa merebut kemenangan di sirkuit-sirkuit yang biasanya tidak bersahabat dengannya.
"Saya mempersiapkan pramusim dengan satu target, yakni gelar dunia. Namun, jelas tak ada yang bisa memprediksi cara kami memperebutkan gelar. Kami meraih banyak kemenangan, bahkan menang di trek yang biasanya mempersulit saya. Ini adalah hal yang tak biasa, dan sulit untuk diulang," lanjutnya.
Meski begitu, Marquez mengaku legawa andaipun tidak juara musim ini. "Jika Anda mencoba, tak berarti Anda bisa meraih target. Namun, ini sudah jadi kesuksesan. Sebab, jika Anda tak mencoba, Anda takkan pernah tahu. Saat saya pensiun nanti, saya akan tahu bahwa apa yang sudah saya coba lebih dari mustahil," tutupnya.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Marc Marquez Ngaku Sempat Serius Pikirkan Pensiun dari MotoGP Sebelum Disarankan Gabung Gresini
- Marc Marquez Bisa Kunci Gelar Dunia MotoGP 2025 di Jepang, Apa Saja Syaratnya?
- Alex Marquez Ngaku Menyesal Sarankan Marc Marquez Pindah ke Gresini dan Ducati di MotoGP
- Profil Sirkuit Motegi, Trek Milik Honda yang Juga Jadi Daerah Kekuasaan Ducati di MotoGP
- Sebentar Lagi Sambut MotoGP 2025, Mandalika Tes Sistem Elektronik Lewat Kejuaraan Mandalika Racing Series
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Marquez Sebut Balapan 'Gratis' di Gresini Bikin Tertekan, Tantangannya Justru Lebih Besar
Otomotif 23 September 2025, 12:37
-
Marc Marquez Ngaku Sempat Serius Pikirkan Pensiun dari MotoGP Sebelum Disarankan Gabung Gresini
Otomotif 23 September 2025, 11:41
-
Alex Marquez Ngaku Menyesal Sarankan Marc Marquez Pindah ke Gresini dan Ducati di MotoGP
Otomotif 22 September 2025, 15:56
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR