
Bola.net - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, meyakini bahwa Sirkuit Mandalika bukanlah sirkuit yang berbahaya meski pembalapnya, Marco Bezzecchi, bertabrakan dengan Marc Marquez dalam balapan utama MotoGP Indonesia pada Minggu (5/10/2025).
Dalam balapan ini, Bezzecchi start dari pole. Namun, ia melakukan kesalahan selepas start sehingga terjun bebas ke posisi ketujuh, tepat di belakang Marquez, yang start dari posisi kesembilan. Namun, ketika masuk Tikungan 7 pada lap pertama, Bezzecchi kehilangan kendali.
'Bez' menabrak bagian belakang motor Ducati milik Marquez. Keduanya terjatuh keras dan berguling-guling di gravel, serta gagal finis. Bezzecchi lolos dari cedera, tetapi Marquez dirundung cedera bahu kanan, yang diduga mengalami keretakan tulang selangka dan kerusakan ligamen.
Joan Mir Sebut Area Run off Aspal Lebih Baik di Tikungan 7

Usai balapan, Alex Marquez dan Joan Mir mengaku mendapati gundukan di area gravel Tikungan 7 yang mungkin membentur bahu Marc Marquez. Mereka pun berharap hal ini ditinjau pada masa mendatang. Mir bahkan yakin area run off berupa aspal akan lebih baik.
"Saya benar-benar tak mengerti kenapa masih ada gravel di sana. Sebab, andai saja itu aspal, situasinya akan jauh lebih aman bagi kami," ungkap juara dunia Moto3 2017 dan MotoGP 2020 tersebut kepada Crash.net.
Rivola, yang mengonfirmasi Bezzecchi lolos dari cedera apa pun, ikut prihatin atas cedera yang dialami Marquez. Namun, mantan Sporting Director Scuderia Ferrari di Formula 1 ini meyakini bahwa Sirkuit Mandalika tak memiliki bagian berbahaya.
Sebut Mandalika Tak Punya Situasi yang Berbahaya
"Sejujurnya saya tidak berpikir ini adalah sirkuit yang memiliki situasi yang berbahaya. Ini adalah lintasan yang cukup baik dengan desain yang baik, dengan kawasan sekitar yang bagus," ungkapnya seperti yang dikutip Antara.
Kepada GPOne, Rivola mengulang pendapatnya, tetapi juga yakin area run off harus ditinjau ulang. "Saya tak merasa ada titik-titik yang berbahaya di trek ini. Namun, soal run off, sudah jelas ada ruang yang seharusnya ada di sana. Ini adalah insiden yang buruk bagi kedua pihak," tutupnya.
Dalam balapan ini, Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing), menjadi pemenang, diikuti Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) di posisi kedua dan Alex Marquez (BK8 Gresini Racing) di posisi ketiga.
Sumber: Crashnet, Antara, GPOne
Baca Juga:
- Tak Terkejar Duet VR46, Alex Marquez Kunci Gelar Pembalap Independen Terbaik di MotoGP 2025
- Catatan Gresini Racing di MotoGP, Ngegas Sejak Kembali Jadi Tim Satelit: Semua Ridernya Bisa Menang!
- Buntut Tabrakan Marc Marquez vs Marco Bezzecchi, Ini Komentar Joan Mir dan Alex Marquez Soal Kondisi Tikungan 7 Mandalika
- Ducati Ungkap Alasan Pecco Bagnaia Tak Temui Wartawan Usai Gagal Finis di MotoGP Mandalika 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
PSG Resmi Datangkan Dro Fernandez dari Barcelona
Liga Eropa Lain 27 Januari 2026, 09:02
-
Prediksi Fiorentina vs Como 28 Januari 2026
Liga Italia 27 Januari 2026, 08:21
-
Mengapa Inter Milan Blokir Transfer Luis Henrique ke Bournemouth?
Liga Italia 27 Januari 2026, 08:19
-
Al Nassr vs Al Taawoun: Gol Cristiano Ronaldo Dianulir, Tuan Rumah Menang Tipis
Asia 27 Januari 2026, 08:16
-
CLBK? Ditolak En-Nesyri, Juventus Putar Balik Kejar Kolo Muani
Liga Italia 27 Januari 2026, 08:11
-
PGMOL Didesak Hukum Arsenal Soal Taktik Bola Mati yang Rugikan Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:45
-
Titik Balik Kekalahan Arsenal dari Man United: Saat Arteta Murka di Awal Petaka
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
























KOMENTAR