
Marquez telah memenangi tujuh seri pertama musim ini, sementara Lorenzo dan Rossi masing-masing harus puas dengan koleksi dua dan lima podium saja. Lorenzo pun optimis Yamaha akan mengalahkan Honda, mengingat Assen cocok untuk karakter YZR-M1.
"Assen merupakan kesempatan bagus bagi saya dan Vale mengalahkan Marc. Dari segi fisik, saya merasa tengah berada dalam kondisi terbaik dibandingkan awal musim ini. Motor M1 saya pun begitu adanya," ujarnya kepada GPOne.com.
Saat ini, Lorenzo berada di peringkat keempat pada klasemen pebalap dengan 78 poin, tertinggal 39 poin dari Rossi yang ada di peringkat kedua. Ia juga tertinggal 97 poin dari Marquez yang ada di puncak. (gpo/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rossi Tercepat di Latihan Ketiga MotoGP Belanda
Otomotif 27 Juni 2014, 17:05
-
Rossi Kian Pede Bisa Kalahkan Marquez
Otomotif 27 Juni 2014, 15:00
-
Waspadai Marquez, Rossi Ogah Remehkan Lorenzo
Otomotif 27 Juni 2014, 11:00
-
Assen, Peluang Lorenzo-Rossi Kalahkan Marquez
Otomotif 27 Juni 2014, 09:00
-
Rossi Akui Hampir Pasti Bertahan di Yamaha
Otomotif 26 Juni 2014, 18:00
LATEST UPDATE
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
-
Tundukkan Benfica, Real Madrid Tinggalkan Santiago Bernabeu dengan Perasaan Positif
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:33
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58























KOMENTAR