
Bola.net - Meski sekadar finis di posisi 9 dalam balapan Grand Prix MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail pada Senin (11/3/2024) dini hari WIB, Pedro Acosta merasa sangat puas. Pasalnya, ia mampu menyalip banyak rider, dan ikut meramaikan perebutan podium bersama delapan kali juara dunia, Marc Marquez.
Start dari posisi 8, Acosta melorot ke posisi 11 di tikungan pertama. Namun, dalam dua lap saja, rider berstatus debutan ini mampu naik ke posisi 5, tepat di belakang Marquez. Pada Lap 12, Acosta bahkan menyalip pembalap Gresini Racing itu untuk merebut posisi 4 dan mengejar Jorge Martin.
Meski begitu, pada Lap 14, ia melebar di Tikungan 12 sehingga tersalip oleh Marquez. Sejak itu, Acosta terus melamban, tersalip oleh banyak pembalap sehingga harus legawa finis di posisi 9. Namun, Acosta tetap puas karena memetik banyak pengalaman dan membuktikan dirinya kompetitif.
Tetap Puas Karena Ramaikan Perebutan Podium

"Menjalani balapan pertama dan menyalip banyak orang adalah hal yang paling suka dalam balapan ini. Saya begitu dekat [dengan podium]. Namun, akhirnya saya melakukan kesalahan, tak semuanya bisa sebaik itu. Saya menjalani lap pertama di posisi 11 dan dalam 10 lap saya di posisi 4. Jadi, saya puas," ujarnya via GPOne.
Pembalap berusia 19 tahun ini pun mengaku menyukai semua aksi salip yang ia lakukan terhadap para seniornya. Pasalnya, Acosta menyatakan dirinya tak pernah punya kepercayaan diri untuk menyalip sejak berlaga di Grand Prix pada 2021 lalu, meski ia sukses menyabet gelar dunia Moto3 dan Moto2.
"Saya suka semuanya secara umum, karena itu aksi-aksi salip pertama saya. Saya tadinya tak terlalu percaya diri menyalip di Moto3. Saya sering menyalip di Moto2 dengan cara yang saya mau. Namun, sudah tiga tahun saya tak percaya diri start dari belakang dan mampu memperbaiki posisi, serta tahu segalanya baik-baik saja," curhatnya.
Tak Cuma Senang Salip Marc Marquez

Pembalap Red Bull GASGAS Tech 3 ini juga mengomentari pertarungannya dengan Marquez yang hanya berlangsung selama empat lap. Menurutnya, durasinya justru sudah cukup, meski akhirnya rider Spanyol ini tersalip lagi oleh kompatriotnya tersebut.
"Pertarungan kami berjalan cukup lama. Rasanya seperti kehilangan keperawanan, segalanya dimulai dengan baik, tapi lalu jadi bencana," gurau Acosta, yang menjadi pembalap KTM terbaik kedua setelah Brad Binder, yang finis kedua dalam balapan ini.
"Namun, saya senang, menjalani balapan pertama dengan menyalip banyak orang adalah hal yang paling saya nikmati. Tak cuma menyalip Marc, melainkan juga menyalip yang lain, sembari punya ritme yang baik," pungkas Acosta, yang finis di posisi 8 dalam balapan Sprint.
Sumber: GPOne
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bahagianya Pedro Acosta Duel Lawan Marc Marquez di Balapan MotoGP Pertama
Otomotif 12 Maret 2024, 14:36
-
Klasemen Sementara MotoGP 2024 Usai Seri Qatar di Lusail
Otomotif 11 Maret 2024, 01:04
-
Klasemen Sementara Moto2 2024 Usai Seri Qatar di Lusail
Otomotif 10 Maret 2024, 23:06
-
Hasil Balapan Moto2 Qatar 2024: Alonso Lopez Kalahkan Barry Baltus
Otomotif 10 Maret 2024, 22:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Napoli 12 Januari 2026
Liga Italia 11 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
-
Joan Garcia Siap Jalani Debut El Clasico Sebagai Kiper Terbaik Eropa
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:57
-
Prediksi Bayern vs Wolfsburg 11 Januari 2026
Bundesliga 10 Januari 2026, 23:56
-
Prediksi Man United vs Brighton 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:51
-
Rodrygo Goes Dipastikan Fit, Siap Guncang El Clasico Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:48
-
Prediksi Fiorentina vs Milan 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 23:47
-
Prediksi Portsmouth vs Arsenal 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:41
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal Siap Hadapi El Clasico
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:33
-
5 Pertanyaan yang Harus Dijawab Ole Gunnar Solskjaer dalam Wawancara Manajer Man Utd
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR