Bola.net - - Pembalap Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco banjir pujian usai susah payah mendorong motor YZR-M1 miliknya ke garis finis MotoGP San Marino di Misano World Circuit Marco Simoncelli pada Minggu (10/9), meski ia hanya finis ke-15 dan meraup satu poin.
Balapan yang diguyur hujan ini, bagi Zarco sangat menantang dan berat. Meski begitu, ia mampu mengendalikan ritme dan termotivasi tampil baik sekaligus main aman usai dua rival terberatnya di klasemen, Cal Crutchlow dan Jorge Lorenzo terjatuh pada Lap 7. Ia pun susah payah mempertahankan posisi dari rider Octo Pramac Racing, Scott Redding.
"Balapan ini terasa sangat panjang, namun secara perlahan kondisi basah mulai berkurang meski tak pernah kering. Saya sedikit percaya diri, namun tak sesuai harapan. Saya harus tetap fokus dan pada akhirnya saya bisa menjaga jarak dari Scott, hingga saya pikir semuanya sudah beres untuk lap terakhir," tuturnya dalam rilis resmi tim.
Pada lap pamungkas, Zarco nyaman berada di posisi ketujuh. Sayang, bahan bakarnya mulai berkurang di Tikungan 11, dan benar-benar habis menjelang tikungan terakhir. Juara dunia Moto2 2015-2016 ini pun langsung melompat turun dan mendorong motornya sampai garis finis.
"Saya berusaha sebaik mungkin mempertahankan bahan bakar sampai tikungan terakhir, namun motor saya berhenti dan saya harus mendorongnya ke lintasan lurus. Sangat disayangkan, namun saya memastikan diri harus sampai garis finis karena ini adalah mentalitas balap. Saya finis ke-15, meraih satu poin, namun ini lebih baik ketimbang tangan kosong," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Poin Setara Dovizioso, Marquez Menolak Lupakan Vinales
Otomotif 11 September 2017, 16:00
-
Bahan Bakar Habis, Zarco Dorong Motor Sampai Finis
Otomotif 11 September 2017, 15:00
-
Klasemen Sementara MotoGP 2017 Usai Seri San Marino
Otomotif 10 September 2017, 20:30
-
Vinales Sukses Rebut Pole MotoGP San Marino
Otomotif 9 September 2017, 20:04
-
Dovizioso Terdepan di Latihan Keempat MotoGP San Marino
Otomotif 9 September 2017, 19:48
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR