
Bola.net - Tujuh kali juara dunia, Lewis Hamilton, mengaku ingin sang kawan baik, Sebastian Vettel kembali balapan di Formula 1. Ia juga mendukung Vettel untuk menjadi penggantinya di Mercedes AMG Petronas pada 2025, menyusul keputusannya hijrah ke Scuderia Ferrari tahun depan.
Vettel yang juga empat kali juara dunia, memilih pensiun pada akhir 2022. Namun, ia mendadak jadi sorotan lagi karena masuk daftar calon pengganti Hamilton di Mercedes. Namanya bersanding dengan Max Verstappen, Sergio Perez, Carlos Sainz jr, Fernando Alonso, Daniel Ricciardo, dan Kimi Antonelli.
Menjelang F1 GP Jepang akhir pekan ini, Vettel akhirnya secara gamblang mengaku takkan menepis aksi comeback pada 2025 nanti. Ia juga mengaku terus mengobrol dengan Team Principal Mercedes, Toto Wolff. Lewat situs kejuaraan pada Kamis (4/4/2024), Hamilton pun mengaku maklum jika Vettel ingin kembali.
Maklum Kalau Sebastian Vettel Kangen F1

"Anda akan selalu merindukannya [F1]. Ajang ini olahraga terhebat di dunia dan merupakan pengalaman terhebat di dunia. Ajang ini menyajikan sensasi paling menakjubkan karena Anda bisa bekerja dengan sekelompok orang menuju misi memenangkan sesuatu, meraih sesuatu," ungkap Hamilton.
"Mungkin tak ada yang bisa terasa sama seperti ini. Saya belum pernah bertanya kepada satu pun [eks] pembalap soal apa yang mereka rindukan, tetapi saya bisa membayangkannya. Namun, saya bakal senang kalau Seb kembali," lanjut pembalap berusia 39 tahun asal Inggris ini.
Vettel sendiri pernah membela lima tim berbeda selama berkarier di F1, sehingga pengalamannya tak perlu diragukan lagi. Atas alasan ini, Hamilton yakin Vettel bakal memberikan umpan balik berharga bagi Mercedes, yang saat ini sedang berupaya mengejar ketertinggalan dari Red Bull.
Peduli pada Mercedes Meski Bakal Jadi Musuh

"Saya rasa ia bisa jadi opsi menakjubkan bagi tim ini. Mereka bisa mendapatkan pembalap pemenang yang juga multi-juara dunia. Ia seseorang yang punya nilai mengagumkan untuk terus membawa tim ini menuju kemajuan. Saya bakal senang jika ia kembali," tutur Hamilton.
Dalam wawancara yang sama, Hamilton juga mengaku tetap peduli soal siapa yang bakal dipilih Mercedes sebagai penggantinya, meski ia bakal menjadi rival pada 2025. Menurutnya, Mercedes harus memilih pembalap yang punya semangat untuk mendorong mereka bangkit dari keterpurukan.
"Satu-satu hal yang saya sangat pedulikan adalah tim ini memilih seseorang dengan integritas dan nilai-nilai yang selaras dengan tim, serta ke arah yang mereka tuju. Seseorang yang bisa bekerja dengan orang-orang hebat ini, terus menyemangati mereka," pungkas Hamilton.
Sumber: Formula 1
Baca juga:
- Hasil FP1 Formula 1 GP Jepang 2024: Max Verstappen-Sergio Perez Tercepat di Kandang Honda
- Dirumorkan ke Mercedes, Sebastian Vettel Buka Kans Kembali ke Formula 1: Saya Masih Bisa Balapan 10 Tahun Lagi
- Perbedaan Tim Pabrikan dan Tim Satelit MotoGP, Skuad Mana Saja yang Termasuk?
- Dorna Izinkan BMW Gabung MotoGP: Tapi Nanti, Usai Regulasi Baru Diterapkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP2 Formula 1 GP Jepang 2024: Oscar Piastri Asapi Lewis Hamilton
Otomotif 5 April 2024, 14:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR