
Bola.net - Bukan rahasia lagi bahwa pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, sangat berharap sang mentor, Valentino Rossi, bisa menjadi tandemnya di MotoGP 2021. Meski begitu, kepada Moto.it, Morbidelli mengaku sama sekali tak cemas pada potensi cekcok di antara mereka.
Morbidelli diketahui sebagai rider pertama yang menjadi anggota VR46 Riders Academy, bahkan sudah berlatih dengan Rossi sejak 2010. Rossi pula yang intensif membimbingnya selama ini, sejak ayah Morbidelli meninggal dunia akibat bunuh diri pada 2013.
Kini, meski usia mereka terpaut 16 tahun, keduanya berpotensi bertandem di SRT tahun depan. Keduanya juga sama-sama menyambut hangat peluang tersebut, namun saat ini Rossi masih melakukan negosiasi dengan petinggi tim dan belum ambil keputusan final.
Kenal Baik Bukan Berarti Bisa Cekcok

"Entahlah, saya rasa kami takkan cekcok. Hubungan saya dengan Vale jelas sangat dekat, tapi bukan seperti yang bisa saya punya dengan seorang kakak, meski saya juga tak tahu hubungan macam apa yang bisa Anda punya dengan seorang kakak..." ujar Morbidelli.
Menurut juara dunia Moto2 2017 ini, hubungannya dengan Rossi tak jauh berbeda dengan Marc dan Alex Marquez atau Aleix dan Pol Espargaro, hingga rasa-rasanya tak perlu mencemaskan potensi berselisih jika mereka membela tim yang sama. Morbidelli pun memilih santai saja.
"Saya tak yakin bertandem dengan orang yang Anda kenal baik justru membuat Anda berselisih dengannya. Saya tak yakin jika kami setim maka kami akan cekcok. Akan ada level persaingan yang sama dengan yang saya punya dengan tandem saya yang lain, atau justru lebih tinggi, karena Vale panutan saya," ungkapnya.
Sudah Terbiasa Bersaing dengan Rossi
Pebalap Italia berdarah Brasil ini juga menyatakan bahwa dirinya dan Rossi sudah terbiasa punya 'rivalitas' karena keduanya kerap berlatih bersama baik di arena flat track, motocross, atau minibike. Menurutnya, mereka justru akan merayakan persaingan mereka di lintasan.
"Finis di depannya selalu jadi salah satu target saya di trek. Pertarungan paling menyenangkan dan menegangkan memang adalah pertarungan yang Anda lakoni bersama teman Anda, karena Anda pasti ingin menunjukkan bahwa Anda lebih baik darinya," pungkas Morbidelli.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Valentino Rossi: Jonathan Rea Bisa Hebat di MotoGP, Toprak Razgatlioglu Keren!
- Jack Miller: Doohan atau Stoner? Saya Lebih Mirip Gardner
- Kisah Alex Marquez, 2 Kali Juara Dunia yang Dianggap Tak Layak Dapat Tempat di MotoGP
- Fabio Quartararo Ogah Latihan Superbike Sebelum MotoGP 2020 Dimulai
- Marc Marquez: Saya Punya Banyak Idola, Tapi Rossi-Pedrosa Paling Utama
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bisa Setim, Franco Morbidelli Yakin Takkan Cekcok dengan Valentino Rossi
Otomotif 10 Juni 2020, 16:30
-
Quartararo: Rossi Butuh Tim yang Santai, Petronas Sudah Tepat
Otomotif 9 Juni 2020, 10:35
-
Akhirnya, Petronas Mulai Negosiasi dengan Valentino Rossi
Otomotif 9 Juni 2020, 08:25
-
Valentino Rossi Akui Prestasinya Lebih Gemilang dari Dugaan
Otomotif 5 Juni 2020, 14:40
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
-
Menanti Dinasti Arsenal di Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 12:40
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR