Bola.net - Salah satu pimpinan Repsol Honda, Livio Suppo berpendapat bahwa anak buahnya, Marc Marquez harus belajar mengubah gaya balapnya yang dinilai terlalu agresif dan membahayakan pebalap lain.
Marquez memang menghebohkan paddock MotoGP Aragon, Spanyol akhir pekan lalu setelah menyenggol Dani Pedrosa dari belakang pada lap keenam. Sentuhan ringan itu ternyata memutus kabel kontrol traksi Pedrosa dan membuatnya terjatuh.
Beberapa pihak yakin bahwa Pengawas Balap MotoGP harus memberikan semacam peringatan atau penalti kepada Marquez agar insiden sejenis tak terulang di masa depan.
"Marc dan Dani sangat cerdas dan dewasa. Mereka sudah bicara dan langsung menyelesaikan masalah. Tak perlu ada penalti, Marc pasti akan belajar sendiri dari kesalahannya," ujar Suppo.
Meski begitu, Suppo yakin Marquez harus sedikit mengubah gaya balapnya. "Marc harus sedikit berubah. Tindakannya kadang memang membahayakan. Kali ini hanya soal kurang beruntung. Kontaknya dengan Dani sangat ringan. Saya sendiri tak menyadari bahwa ternyata terjadi sentuhan," tutupnya. (gpo/kny)
Marquez memang menghebohkan paddock MotoGP Aragon, Spanyol akhir pekan lalu setelah menyenggol Dani Pedrosa dari belakang pada lap keenam. Sentuhan ringan itu ternyata memutus kabel kontrol traksi Pedrosa dan membuatnya terjatuh.
Beberapa pihak yakin bahwa Pengawas Balap MotoGP harus memberikan semacam peringatan atau penalti kepada Marquez agar insiden sejenis tak terulang di masa depan.
"Marc dan Dani sangat cerdas dan dewasa. Mereka sudah bicara dan langsung menyelesaikan masalah. Tak perlu ada penalti, Marc pasti akan belajar sendiri dari kesalahannya," ujar Suppo.
Meski begitu, Suppo yakin Marquez harus sedikit mengubah gaya balapnya. "Marc harus sedikit berubah. Tindakannya kadang memang membahayakan. Kali ini hanya soal kurang beruntung. Kontaknya dengan Dani sangat ringan. Saya sendiri tak menyadari bahwa ternyata terjadi sentuhan," tutupnya. (gpo/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bos Honda: Marc Marquez Harus Berubah
Otomotif 1 Oktober 2013, 21:00
-
Pengawas Balap Panggil Marquez-Pedrosa Terkait Insiden Aragon
Otomotif 1 Oktober 2013, 19:00
-
Soal Insiden Aragon, Crutchlow Bela Marquez
Otomotif 1 Oktober 2013, 09:00
-
Lorenzo: Marquez Memang Terlalu Agresif
Otomotif 30 September 2013, 20:30
-
Galeri Foto Gelaran Balap MotoGP Aragon 2013
Open Play 30 September 2013, 19:00
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR