Bola.net - Jorge Lorenzo selama ini selalu menjadi pebalap yang paling sering melontarkan kritik tentang gaya balap Marc Marquez, namun pebalap Yamaha Factory Racing ini menolak untuk berkomentar tajam atas insiden yang terjadi di MotoGP Aragon, Spanyol (29/9).
Marquez menyenggol Dani Pedrosa dari belakang saat berusaha menyalip di tikungan ke-12 pada lap keenam. Kabel kontrol traksi Pedrosa rusak akibat senggolan tersebut. Ia pun terjatuh dan harus gagal finis.
Lorenzo sendiri pernah menjadi 'korban' Marquez, yakni di MotoGP Jerez, Spanyol awal musim ini. Kala itu, Lorenzo bahkan menolak menjabat tangan Marquez meski kini keduanya sudah berbaikan.
"Performa Marc memang fantastis. Sebagai debutan, ia kerap menang dan meraih banyak pole. Ia terbukti cepat dan bertalenta," ujarnya. "Gaya balap adalah soal lain. Ia sangat agresif. Ia selalu mengambil resiko. Ia terjatuh 10 kali, namun resiko itu tak hanya untuk dirinya sendiri, melainkan juga pebalap lainnya."
Lorenzo pun menolak melontarkan komentar lebih spesifik tentang insiden Marquez dan Pedrosa. Menurutnya, pendapatnya tak akan mengubah apapun yang telah terjadi.
"Saya belum lihat tayangannya, namun semua orang sudah tahu pendapat saya sejak peristiwa di Jerez. Saya juga agresif saat muda, namun gaya balap Marc berbeda. Jadi insiden seperti ini bisa terjadi lebih sering daripada biasanya," pungkas Lorenzo. (mcn/kny)
Marquez menyenggol Dani Pedrosa dari belakang saat berusaha menyalip di tikungan ke-12 pada lap keenam. Kabel kontrol traksi Pedrosa rusak akibat senggolan tersebut. Ia pun terjatuh dan harus gagal finis.
Lorenzo sendiri pernah menjadi 'korban' Marquez, yakni di MotoGP Jerez, Spanyol awal musim ini. Kala itu, Lorenzo bahkan menolak menjabat tangan Marquez meski kini keduanya sudah berbaikan.
"Performa Marc memang fantastis. Sebagai debutan, ia kerap menang dan meraih banyak pole. Ia terbukti cepat dan bertalenta," ujarnya. "Gaya balap adalah soal lain. Ia sangat agresif. Ia selalu mengambil resiko. Ia terjatuh 10 kali, namun resiko itu tak hanya untuk dirinya sendiri, melainkan juga pebalap lainnya."
Lorenzo pun menolak melontarkan komentar lebih spesifik tentang insiden Marquez dan Pedrosa. Menurutnya, pendapatnya tak akan mengubah apapun yang telah terjadi.
"Saya belum lihat tayangannya, namun semua orang sudah tahu pendapat saya sejak peristiwa di Jerez. Saya juga agresif saat muda, namun gaya balap Marc berbeda. Jadi insiden seperti ini bisa terjadi lebih sering daripada biasanya," pungkas Lorenzo. (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo: Marquez Memang Terlalu Agresif
Otomotif 30 September 2013, 20:30
-
Galeri Foto Gelaran Balap MotoGP Aragon 2013
Open Play 30 September 2013, 19:00
-
Rossi: Marquez Harusnya Dihukum Sampai Saya Pensiun!
Otomotif 30 September 2013, 18:00
-
Rusak Motor Pedrosa, Marquez Minta Maaf
Otomotif 30 September 2013, 17:30
-
Senggolan di Aragon, Pedrosa Kritik Gaya Balap Marquez
Otomotif 30 September 2013, 17:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR