MCN melaporkan bahwa Bos Yamaha, Lin Jarvis telah melakukan pembicaraan dengan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta. Jarvis menyarankan Dorna untuk menggelar dua seri di Sepang, mengingat pecahnya rekor jumlah penonton di sirkuit tersebut pada 21 Oktober lalu.
Jumlah penonton di Sepang bulan Oktober lalu, mencapai 77.178 orang, yakni sekitar 10.000 lebih banyak ketimbang tahun lalu. Jumlah ini bahkan mengalahkan jumlah penonton di Silverstone, Inggris (66.230), Mugello, Italia (64.165) dan Valencia, Spanyol (61,856).
Jarvis pun yakin bahwa dihelatnya dua seri di Sepang bisa membuat MotoGP melebarkan sayapnya ke Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Yamaha sendiri memiliki hubungan baik dengan Indonesia dengan mengirimkan pebalap mereka Jorge Lorenzo, Ben Spies dan Valentino Rossi untuk berkunjung.
"Peningkatan daya tarik MotoGP di Asia Tenggara sangat signifikan dan mereka cukup penting bagi gelaran ini. Penonton di Sepang tahun ini merupakan gambaran betapa populernya MotoGP di Asia Tenggara. Saya rasa dua balapan di Sepang sangat bisa diterima hingga Sirkuit Sentul diperbaiki, atau bahkan mungkin hingga ada sirkuit baru yang dibangun," ujar Jarvis.
Ketertarikan Asia Tenggara kepada MotoGP yang membludak ini tak bisa dipisahkan dari keikutsertaan Ratthapark Wilairot (Thailand) dan Zulfahmi Khairrudin (Malaysia) yang berkompetisi di Grand Prix dalam beberapa tahun terakhir. Ditambah lagi, dua pebalap Indonesia, Doni Tata Pradita dan Rafid Topan Sucipto akan turun di kelas Moto2 semusim penuh tahun depan.
Jarvis pun menambahkan bahwa MotoGP juga sebaiknya melakukan pertimbangan untuk menggelar balapan di India, mengingat penjualan motor di sana telah menunjukkan pertumbuhan yang cukup fenomenal. "Penjualan motor di India telah meningkat tajam, dan sangat penting bagi MotoGP menggelar balapan di sana," pungkasnya.
Sembilan dari 18 seri yang telah terdaftar di kalender balap MotoGP tahun 2013 mendatang digelar hanya di tiga negara berbeda, yakni di Spanyol (empat), Amerika Serikat (tiga) dan Italia (dua). (mcn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Negosiasi Dengan Tiga Tim GP2 , Rio Haryanto Prioritaskan Lotus
Otomotif 4 Desember 2012, 18:30
-
Bos Yamaha Sarankan MotoGP Gelar Dua Seri di Malaysia
Otomotif 4 Desember 2012, 17:00
-
Mata Bermasalah, Doni Tata Akhiri Uji Coba Moto2 Lebih Awal
Otomotif 3 Desember 2012, 20:00
-
Pebalap Motor Sulsel Bidik Kejuaraan ASEAN
Otomotif 30 November 2012, 20:00
-
Roy Haryanto Rebut Juara Umum Kejurnas ISOM 2012
Otomotif 11 November 2012, 22:45
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
-
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 18:58
-
Performa Mendukung, Yakinlah Manchester United Amankan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 18:44
-
Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 18:14
-
Tak Diduga-duga, Anthony Gordon Bersaing dengan Mbappe di Top Skor UCL!
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:47
-
Soal Kasus Vinicius, Jose Mourinho Disebut Salah Berkomentar
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:17
-
Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:04
-
Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:03
-
Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:02
-
Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
Liga Champions 24 Februari 2026, 17:01
-
Dari Royal Rumble ke Clean Sheet: Malam Sempurna Senne Lammens di Kandang Everton
Liga Inggris 24 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35


























KOMENTAR