
Bola.net - Rider Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder, menyebut bahwa cedera patah tulang bahu kiri yang dialami Andrea Dovizioso merupakan insiden yang wajar dan bisa terjadi pada siapa saja, karena nyaris seluruh pebalap MotoGP memang berlatih dengan metode motocross. Hal ini ia katakan via Crash.net, Minggu (5/7/2020).
Dovizioso mendapatkan cedera itu pada 28 Juni, saat turun dalam balapan kejuaraan regional motocross Monte Coralli di Italia. Insiden ini membuat banyak pihak menuding Ducati bertindak ceroboh karena mengizinkan Dovizioso ikut. Banyak pihak yakin, mengendarai motocross dalam latihan saja sudah berbahaya, apalagi dalam balapan.
Meski begitu, Binder memberikan pembelaan kepada Dovizioso, menyatakan bahwa tak ada metode latihan yang lebih baik dari motocross, yang selama ini dinilai para rider bisa melatih ketahanan fisik dan konsentrasi mereka lebih baik karena medannya yang ekstrem. Binder bahkan yakin risikonya memang layak diambil.
Cedera Karena Motocross Hanya Soal Waktu
"Nyaris semua rider latihan motocross. Sayangnya, motocross memang akan 'menggigit' Anda pada suatu saat. Ini hanya soal waktu. Tapi saya lebih baik ambil risiko itu, karena menurut saya tak ada metode latihan yang lebih baik dan ini hal yang sangat saya nikmati," ujarnya.
"Motocross jadi andalan saya jika saya ingin menjalani hari-hari latihan yang baik. Saya merasa motocross membuat saya bekerja sangat keras, dan saya selalu menyukainya. Jadi motocross hal yang baik untuk saya," lanjut pebalap asal Afrika Selatan ini.
Di lain sisi, Binder juga menyadari rumitnya latihan motocross. "Ketika Anda bilang kepada tim bahwa Anda latihan motocross, mereka biasanya senang. Tapi jika Anda cedera, ceritanya lain lagi. Saya sendiri tak pernah ngotot di atas motocross. Saya hanya coba berkendara sekitar 80% dan menggunakannya sebagai latihan," tuturnya.
Pernah Ingin Ikut Balapan Motocross
Juara dunia Moto3 2016 ini pun mengakui dirinya pernah mempertimbangkan turun dalam balapan motocross, apalagi ia dinaungi KTM, pabrikan yang dikenal sarat prestasi di arena tersebut. Meski begitu, Binder mengurungkan niatnya demi menghindari cedera.
"Cedera memang bisa datang kapan saja. Setiap rider pernah punya momennya sendiri dengan motocross. Saya harap saya tak pernah mengalaminya, tapi saya yakin akan! Saya sendiri pernah berpikir untuk ikut balapan motocross hanya karena saya sangat menyukainya dan ingin melakukannya," kisahnya.
"Tapi jelas kesialan bisa terjadi, dan situasi ini harusnya bisa sempurna bagi bagi Dovi dan memberinya motivasi ekstra, apalagi setelah karantina wilayah, ketika Anda tak bisa melakukan apa pun. Jadi saya bisa memahami semua sudut pandang, tapi jelas saya memihak sudut pandang pebalap!" pungkasnya.
Video: Marc Marquez Optimistis MotoGP Dimulai Pertengahan Juli 2020
Baca Juga:
- Valentino Rossi Ikut Girang Lando Norris Raih Podium Perdana di F1
- Tangkis Masalah Teknis, Valtteri Bottas Senang Menangi F1 GP Austria
- Lagi-Lagi Senggol Alex Albon, Lewis Hamilton Ikhlas Dihukum
- Klasemen Sementara Formula 1 2020 Usai Seri Austria
- Hasil Balap F1 GP Austria: Valtteri Bottas Menang, Lewis Hamilton Dihukum
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brad Binder: Andrea Dovizioso Cedera Karena Motocross Itu Wajar
Otomotif 6 Juli 2020, 11:52
-
Andrea Dovizioso Pertimbangkan Vakum Balapan di MotoGP 2021
Otomotif 5 Juli 2020, 15:51
-
Selain Petrucci, KTM Sempat Serius Pertimbangkan Dovizioso-Crutchlow
Otomotif 2 Juli 2020, 10:17
-
Ducati Bandingkan Cedera Dovizioso dengan Insiden Lorenzo di Assen 2013
Otomotif 1 Juli 2020, 12:25
-
Ducati Keukeuh Izinkan Dovizioso Balapan Motocross Keputusan Tepat
Otomotif 1 Juli 2020, 11:20
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR