Bola.net - - Salah satu anggota Race Direction sekaligus eks rider MotoGP, Loris Capirossi meyakini bahwa gaya balap Jorge Lorenzo tak cukup 'liar' untuk menaklukkan motor Desmosedici GP17 milik Ducati Corse. Hal ini disampaikan Capirossi dalam wawancaranya dengan Radio 24 baru-baru ini.
Sejak meninggalkan Yamaha akhir tahun lalu, Lorenzo belum juga tampil kompetitif dan belum meraih hasil gemilang di tiga seri pertama musim ini. Capirossi yakin Lorenzo sudah mengantisipasi Ducati sangat berbeda dibanding Yamaha, namun harus bekerja lebih keras untuk mengubah gaya balapnya yang smooth menjadi agresif.
"Ducati punya titik kuat dan lemah. Belakangan mereka garang di beberapa sirkuit dan di lainnya tidak. Di sirkuit di mana Ducati kesulitan, rider harus mengendarainya dengan agresif, dan Jorge tak punya agresi ini. Jorge jelas rider yang sangat cepat, sangat bersih, tapi Ducati butuh rider yang lebih liar. Andrea Dovizioso cukup 'liar' sementara Jorge tidak," ujarnya.
Valentino Rossi (c) Yamaha
Dalam wawancara yang sama, pria berjuluk Capirex ini juga mengomentari performa eks rivalnya, Valentino Rossi yang saat ini tengah memimpin klasemen meski belum meraih kemenangan. Capirossi pun yakin The Doctor masih punya peluang untuk merebut gelar ke-10 asal mampu konsisten dan menghindari kesalahan.
"Tahun ini mungkin Rossi kurang cepat bertarung dengan Marc Marquez dan Maverick Vinales. Tapi ia akan memperebutkan kemenangan bersama mereka. Yang penting, ia tak boleh melakukan kesalahan seperti tahun lalu. Ia harus konsisten dan finis di semua balapan, dan kita lihat jumlah poin yang ia kumpulkan akhir musim nanti," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Cara Rossi Berkendara Tak Seperti Rider 38 Tahun'
Otomotif 2 Mei 2017, 15:00
-
Capirossi: Lorenzo Tak Cukup 'Liar' Taklukkan Ducati
Otomotif 2 Mei 2017, 13:45
-
Jadi Pemimpin Tertua Klasemen MotoGP, Ini Tanggapan Rossi
Otomotif 2 Mei 2017, 12:45
-
Rossi-Marquez Kompak Lempar Pujian pada Vinales
Otomotif 2 Mei 2017, 11:45
-
Lorenzo Yakin Masanya di Ducati Beda Dibanding Rossi
Otomotif 28 April 2017, 12:05
LATEST UPDATE
-
Maluku Manise! Shayne Pattynama Terhipnotis Keindahan Ternate: Sepotong Surga di Bumi
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 11:05
-
Yann Sommer Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim, Siapa Penggantinya?
Liga Italia 27 Februari 2026, 11:03
-
Mulai Rajin Cetak Gol, Roy Keane Lempar Tantangan ke Benjamin Sesko: Bisa Konsisten Gak?
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:47
-
Akhirnya Debut, Veda Ega Pratama Target Masuk 10 Besar di Moto3 Thailand 2026
Otomotif 27 Februari 2026, 10:47
-
Hasil FP1 Moto2 Thailand 2026: David Alonso Tercepat, Ungguli Izan Guevara
Otomotif 27 Februari 2026, 10:42
-
Usai Dipecat MU, Ruben Amorim Dapat Tawaran Melatih dari Klub yang Tak Terduga
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:28
-
Barcelona Ingin Bajak Lisandro Martinez, Manchester United: Eits, Gak Dulu!
Liga Inggris 27 Februari 2026, 10:01
-
Hasil FP1 Moto3 Thailand 2026: Veda Ega Pratama Tembus Top 6, Adrian Fernandez Tercepat
Otomotif 27 Februari 2026, 09:46
-
Walau Gagal di Liga Champions, Juventus Tetap Ingin Pertahankan Spalletti
Liga Champions 27 Februari 2026, 09:21
-
Jadwal Lengkap German Open 2026, 24 Februari-1 Maret 2026
Bulu Tangkis 27 Februari 2026, 09:20
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR