Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Jorge Lorenzo mengakui proses adaptasinya dengan Desmosedici memang berjalan lebih sulit daripada ekspektasinya, namun menyatakan kurang tepat bila harus membandingkan masa-masanya dengan periode Valentino Rossi di pabrikan Italia tersebut pada 2011-2012 silam. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama Sport Rider.
Lorenzo dikenal sebagai pembalap yang memiliki mental tangguh dan konsentrasi yang begitu kuat. Meski mengalami momen-momen berat, ia selalu mampu bangkit di kemudian hari. Ia mengaku tak punya seorang psikolog olahraga untuk mengurusnya, hal yang justru biasanya dilakukan rider lain, seperti sang tandem, Andrea Dovizioso.
"Saya tak punya psikolog. Saya punya pengalaman yang cukup untuk paham bahwa dalam olahraga ini, kadang ada momen di mana segalanya tak berjalan sesuai rencana berkat berbagai alasan berbeda. Dalam kasus saya, sudah jelas pergantian motor ternyata lebih sulit dari dugaan," ujar lima kali juara dunia ini.
Valentino Rossi saat membela Ducati pada 2012. (c) AFP
Ducati memang mengalami kemajuan pesat sejak kedatangan eks engineer andalan Aprilia yang kini menjabat sebagai general manager, Gigi Dall'Igna pada akhir 2013. Dengan motor yang kini jauh lebih kompetitif ketimbang era Rossi, Lorenzo pun meyakini bahwa periode dan kesulitan yang mereka hadapi tak bisa dibandingkan.
"Membandingkan hasil Vale dengan hasil saya rasanya kurang tepat, karena pada tahun 2010, hanya ada empat motor yang kuat, sementara yang lain tertinggal begitu jauh, dan jika Anda finis tertinggal 45 detik, maka Anda ada di posisi 5 atau 6. Sementara kini, dengan jarak yang sama, Anda akan finis ke-15," ujar Lorenzo.
Lorenzo yakin hasil balapnya yang 'terkesan' jeblok di tiga seri pertama juga dipengaruhi tingginya level persaingan dibanding lima tahun lalu. "Sekarang, begitu banyak motor kompetitif, level persaingan begitu berimbang. Memang benar Ducati yang sekarang lebih komplit ketimbang Ducati milik Vale, tapi saya ulangi, saat ini jauh lebih banyak motor yang kompetitif dibanding dulu," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo Yakin Masanya di Ducati Beda Dibanding Rossi
Otomotif 28 April 2017, 12:05
-
'Rossi Juga Harus Menang, Jangan Santai-Santai Saja'
Otomotif 27 April 2017, 11:00
-
Crutchlow: Zarco Agresif? Justru Bagus!
Otomotif 26 April 2017, 14:45
-
'Zarco Tak Mungkin Berniat Buruk pada Rossi'
Otomotif 26 April 2017, 12:45
-
Lorenzo: Rossi Mengejutkan, Panutan Bagi Rival
Otomotif 26 April 2017, 11:45
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR