Mulai musim ini MotoGP memberlakukan aturan penyeragaman eketronik, di mana hardware-nya diproduksi oleh Magneti Marelli dan software-nya dikembangkan oleh Yamaha, Honda dan Ducati. Menurut Stoner, hal ini berhasil membuat kompetisi kian ketat, namun kecewa pebalap tetap tak punya kendali penuh atas motornya.
"Penyeragaman ECU merupakan langkah tepat, meski menurut saya masih terlalu canggih. Saat menjajal Ducati, saya merasa wheelie dan kontrol traksi masih terlalu dibatasi. Saya berkata lepas itu semua dan biarkan pebalap yang mengendalikan semuanya. Dengan begitu, balapan ditentukan oleh skill pebalap, meski mereka harus melakukan lebih banyak kesalahan," ujarnya.
Stoner juga kembali melontarkan kritikan kepada MotoGP, yang ia nilai harus lebih bijak dalam mengatur regulasi teknis. Menurutnya, terlalu banyak perubahan aturan justru akan merugikan pabrikan peserta, karena setiap perubahan akan membutuhkan biaya tinggi.
"Saya rasa aturan MotoGP harus lebih stabil, setidaknya untuk 5-8 tahun. Ini akan menarik lebih banyak pabrikan berpartisipasi, mungkin Kawasaki akan mau kembali. Setiap kali aturan berubah, biaya yang harus dihabiskan juga makin banyak, karena pabrikan harus merakit motor baru dan mengembangkannya," tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casey Stoner: ECU MotoGP 'Masih' Terlalu Canggih
Otomotif 15 Juni 2016, 15:30
-
Stoner: Lorenzo yang Terkuat, Favorit Juara Lagi
Otomotif 14 Juni 2016, 12:00
-
Stoner: Saya Masih Bisa Berkontribusi untuk MotoGP
Otomotif 13 Juni 2016, 15:15
-
Gantikan Stoner, Hayden Resmi Turun di Suzuka 8 Hours 2016
Otomotif 10 Juni 2016, 14:00
-
Stoner: Rossi Harus Ajari Fansnya Hormati Pebalap Lain
Otomotif 1 Juni 2016, 09:45
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Roma vs Sassuolo - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 10 Januari 2026, 17:00
-
Prediksi Susunan Pemain Chelsea vs Charlton, Debut Liam Rosenior
Liga Inggris 10 Januari 2026, 16:49
-
Harry Maguire Bakal Comeback di Laga MU vs Brighton, Tapi...
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:30
-
Marc Klok, Adam Alis, dan 2 Mantan Pemain Persija yang Kini Membela Persib
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 15:28
-
Live Streaming Man City vs Exeter City - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 10 Januari 2026, 15:00
-
Aspar Team Sebut CFMoto Godok Rencana Balapan di MotoGP, Tapi Jalannya Takkan Mulus
Otomotif 10 Januari 2026, 14:47
-
Darrren Fletcher Pastikan MU Bakal All-In ke FA Cup
Liga Inggris 10 Januari 2026, 14:15
-
Login! Arsenal Ramaikan Perburuan Transfer Marc Guehi
Liga Inggris 10 Januari 2026, 13:30
-
Luis Enrique Enggan Perpanjang Kontrak di PSG, MU Siaga Satu!
Liga Inggris 10 Januari 2026, 12:30
-
Bandung BJB Tandamata Buka Proliga 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan, Risco Herlambang Puas
Voli 10 Januari 2026, 11:40
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR