
Bola.net - Dua kali juara dunia MotoGP, Casey Stoner, bersemangat melihat persaingan kelas para raja pada masa mendatang. Ia yakin banyak talenta muda berdatangan yang bisa bikin gebrakan, dan ada dua rider yang sangat ia nantikan aksinya, yakni Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi. Hal ini ia katakan via Speedweek, Senin (6/12/2021).
Stoner dibikin kagum oleh Acosta, yang menjalani debut di Moto3 pada usia 16 tahun. Pada balapan pertama di Seri Qatar, ia langsung naik podium, bahkan menang di Seri Doha usai start dari pitlane. Pada akhir musim, ia merebut gelar dunia, menjadi juara termuda kedua sepanjang sejarah. Musim depan, ia pun naik ke Moto2.
"Tak seorang pun bisa meremehkan Pedro. Apa yang ia tunjukkan musim ini benar-benar sulit dipercaya. Empat balapan pertamanya... Sungguh mengesankan melihat level kedewasaan seorang rider yang begitu belia seperti dia. Ia fantastis untuk ditonton. Sergio Garcia juga keren, sayangnya ia cedera di Austin," ujar Stoner.
Pesan untuk Pedro Acosta
View this post on Instagram
Legenda MotoGP ini mengaku yakin Acosta punya berbagai skill yang bakal membantunya tampil apik di kelas para raja suatu saat nanti. Namun, ia mengimbau rider asal Spanyol itu untuk tak pernah lelah belajar.. Pasalnya, tak sedikit pembalap yang garang di kelas-kelas ringan namun justru loyo ketika naik ke kelas para raja.
"Ada beberapa hal yang belum saya utarakan. Namun, hanya karena Anda cepat di Moto3, tak berarti Anda bakal begitu juga di kelas-kelas berikutnya. Saya pribadi lebih kesulitan di kelas-kelas ringan ketimbang di MotoGP," ungkap Stoner, salah satu dari 16 rider yang menjuarai GP500/MotoGP tanpa pernah juara di kelas ringan.
Di lain sisi, Stoner juga mengamati Moto2. Ia mengaku kagum pada Remy Gardner dan Raul Fernandez, yang jadi juara dan runner up 2021 dan kini sama-sama naik ke MotoGP bareng Tech 3 KTM. Namun, rider yang paling ia nantikan aksinya justru Marco Bezzecchi, anak didik Valentino Rossi yang musim ini duduk di peringkat ketiga.
Lihat 'Sesuatu' dalam diri Marco Bezzecchi

"Ada Raul dan Remy, yang tahun ini bekerja sangat fantastis. Keduanya hebat, begitu juga dengan Bez. Saya rasa Bez punya sedikit ekstra yang belum kita lihat tahun ini. Namun, tahun lalu saya melihat sesuatu dalam dirinya, sesuatu yang tak bisa dilakukan rider lain di Moto2," lanjut Stoner, yang pensiun dini dari MotoGP pada akhir 2012.
Sama seperti Gardner dan Fernandez, Bezzecchi akan naik ke MotoGP musim depan. Ia membela VR46 Racing Team dan mengendarai Ducati Desmosedici GP21. Stoner pun penasaran kiprah rider 23 tahun itu di kelas tertinggi, namun juga meyakini bahwa tugas Bezzecchi beradaptasi takkan berjalan mudah.
"Saya bersemangat melihat apa yang akan dilakukan Bez di MotoGP, di mana motornya lebih besar dan lebih bertenaga. Namun, sulit menerka masa depan. Kita lihat ada banyak talenta muda yang hebat, namun mereka juga kesulitan di berbagai aspek berbeda. MotoGP adalah dunia yang berbeda dan kompetisinya sulit," tutupnya.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
- Mercedes: Kami Bakal Legawa Kalau Max Verstappen Juara, Asal Mainnya 'Bersih'
- Red Bull Racing Puji Max Verstappen Bagai Gladiator saat Lawan Lewis Hamilton
- Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Abu Dhabi 2021 di Yas Marina, Tayang di Vidio
- Aleix Espargaro: Bertahan di MotoGP 2023 atau Banting Setir ke Balap Sepeda?
- Honda Tolak Serahkan NSR500 ke Valentino Rossi: Tetap Disimpan di Museum
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casey Stoner: Rider MotoGP Wajib Waspadai Pedro Acosta-Marco Bezzecchi
Otomotif 7 Desember 2021, 14:15
-
Jorge Lorenzo: Valentino Rossi Sendiri yang Halangi Casey Stoner ke Yamaha
Otomotif 2 Desember 2021, 10:25
-
Casey Stoner Mengaku Dihalangi 'Bos' Yamaha Jadi Tandem Valentino Rossi
Otomotif 24 November 2021, 10:23
-
Casey Stoner: Valentino Rossi Bikin Saya dan Marc Marquez Dilihat Sebagai Musuh
Otomotif 24 November 2021, 08:50
-
Ketika Valentino Rossi 'Terharu' Bertemu dan Berdamai dengan Casey Stoner
Otomotif 10 November 2021, 15:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR