
Bola.net - - Safety menjadi alasan utama keraguan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta selaku promotor MotoGP dan WorldSBK untuk menggelar dua kejuaraan balap motor terakbar tersebut di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia dalam waktu dekat. Sirkuit ini memiliki panjang 7 km dan layout yang berkarakter high-speed dinilai terlalu berbahaya untuk balap motor.
Direktur Spa-Francorchamps, Nathalie Maillet melakukan pertemuan dengan Dorna Sports beberapa bulan lalu dengan minat menggelar MotoGP di sirkuit yang dinilai legendaris dan 'kramat' oleh Formula 1 tersebut. Maillet ingin menggelar MotoGP pada 2020 mendatang dan mengajukan modifikasi layout, namun Ezpeleta ragu menyetujuinya.
Di dunia balap mobil, Spa-Francorchamps sudah dinilai cukup berbahaya, dan anggapan ini pun membuat banyak pihak yakin sirkuit tersebut akan lebih berbahaya lagi bagi dunia balap motor, apalagi terdapat insiden-insiden hebat terjadi di era 90an. Ezpeleta bahkan tak yakin dirinya akan memberi persetujuan kepada Belgia menggelar WorldSBK.
Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia. (c) Crash.net
"Masalah utamanya adalah tingkat keselamatan. Bagi kami, nyaris mustahil melakukan homologasi sirkuit tersebut untuk MotoGP. Kami sempat mendiskusikan WorldSBK, mereka mengajukan proposal untuk melakukan beberapa modifikasi. Tapi jelas, saat ini 'tidak' untuk MotoGP dan WorldSBK. Kami harus membicarakannya lebih dulu," ujarnya kepada Crash.net.
Meski begitu Ezpeleta menyatakan bahwa ada kemungkinan kalender MotoGP berekspansi lebih jauh ke negara-negara lain, seperti Indonesia di Jakabaring, Thailan di Buriram dan Finlandia di Kymi Ring. Ezpeleta tak menyebutkan kapan Indonesia dan Thailand akan bergabung, namun Finlandia kemungkinan akan bergabung pada tahun 2019.
"Kami masih berdiskusi. Proyek di Indonesia terus berlanjut. Kami juga bicara dengan Thailand. Buriram juga merupakan proyek kami. Kami bicara dengan keduanya. Finlandia kemungkinan menggelar pada 2019. Mereka tengah mengerjakannya juga. Bila mereka selesai tepat waktu sebelum 2018, maka kami ke sana pada 2018. Jika tidak, maka 2019," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Alat Aerodinamika Cuma Alat Marketing MotoGP'
Otomotif 7 Maret 2017, 15:30
-
Kalahkan Semua Tim Satelit, Target Aleix Espargaro
Otomotif 7 Maret 2017, 13:45
-
Marquez Ragu Bakal 100% Fit di Uji Coba Qatar
Otomotif 7 Maret 2017, 12:45
-
Rabat: Vinales-Marquez di Depan, Awas Rossi!
Otomotif 7 Maret 2017, 11:45
-
Cemas, Dorna Ragu Gelar MotoGP-WorldSBK di Belgia
Otomotif 7 Maret 2017, 10:45
LATEST UPDATE
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR