Bola.net - - CEO KTM, Stefan Pierer, melontarkan kritik tajam kepada rider Red Bull KTM Factory Racing, Johann Zarco, yang belum juga meraih hasil baik dalam empat seri pertama MotoGP 2019. Kepada Speedweek, Pierer bahkan secara blak-blakan mengaku sangat sakit hati melihat jebloknya performa Zarco.
Pierer pun mengaku puas atas kinerja dan performa Pol Espargaro, terutama usai rider Spanyol tersebut start kedelapan di Austin, Texas, dan finis di posisi kelima, yakni hasil terbaik KTM di kondisi kering. Ia juga melempar pujian kepada Miguel Oliveira, debutan Red Bull KTM Tech 3 yang langsung mampu menyaingi Espargaro.
"Kami tengah menjalani musim ketiga, dan situasi kami sangat sulit. Tapi yang sangat positif adalah Pol dalam suasana hati yang baik, ia bugar, dan bekerja dengan baik. Ini bagus. Saya juga puas atas performa Miguel Oliveira), yang segera menyatu dengan KTM di MotoGP. Ini alasan kami memperpanjang kontraknya," ujar Pierer.
Kecewa Berat pada Zarco
Di lain sisi Pierer kecewa berat pada Zarco. Usai tampil kompetitif bersama Monster Yamaha Tech 3 pada dua musim perdananya di MotoGP, Zarco digaet oleh KTM dengan harapan bisa membantu Espargaro mengembangkan RC16. Nyatanya, ia justru terpuruk, bahkan sangat kesulitan untuk sekadar finis di posisi 15 besar.
"Kekecewaan terbesar ada pada Johann. Ia membuat saya sangat hati, karena kami menggaetnya agar ia dan Pol saling dorong. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Johann juga berpisah dengan manajernya (Laurent Fellon), kita tahu ceritanya. Dan jika seorang atlet top tak bisa mengendalikan lingkungannya, ia akan bermasalah," ungkap Pierer.
Heran Zarco Dikalahkan Oliveira
Pierer juga menyayangkan Espargaro jadi harus sendirian merebut posisi terbaik dalam balapan, dan tak habis pikir Zarco justru dapat ancaman dari Oliveira yang notabene masih debutan. Saat ini Zarco dan Oliveira sama-sama mengoleksi 7 poin, namun Oliveira (17) duduk satu peringkat lebih tinggi dari Zarco (18).
"Kami menggaet Johann dengan harapan ia bisa mendukung Pol. Dengan begitu, KTM bisa naik ke papan atas bersama dua rider top. Tapi saat ini Pol justru sendirian, dan masalah Johann lebih parah lagi karena ia justru 'disalip' oleh seorang debutan," ungkap Pierer, yang mengaku KTM akan tetap membantu Zarco.
"Harus saya tegaskan kami akan melakukan segalanya demi mengalami kemajuan tahun ini. Perangkat-perangkat baru telah dibuat demi memenuhi keinginan Johann. Pit Beirer (Direktur Motorsport KTM) kini juga menunjuk Jean-Michel Bayle (eks pebalap) sebagai penasihatnya. Tapi jika semua ini juga tak berhasil, maka ia harus mendengarkan kami akhir musim nanti," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
CEO KTM 'Sakit Hati' Lihat Jebloknya Performa Zarco
Otomotif 9 Mei 2019, 10:35
-
KTM Uji Coba di Le Mans, Masih Tanpa Pedrosa
Otomotif 26 April 2019, 09:18
-
Espargaro: Zarco Rider Top, Hanya Butuh Waktu
Otomotif 10 April 2019, 12:25
-
Ducati Heran Zarco-Lorenzo Sulit Adaptasi Usai Tinggalkan Yamaha
Otomotif 7 April 2019, 09:15
-
KTM Bakal Tingkatkan Dukungan untuk Zarco
Otomotif 26 Maret 2019, 15:35
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR