
Bola.net - Pemasok tunggal ban Formula 1 2013, Pirelli memutuskan untuk tidak menggunakan ban-ban lunak di GP Bahrain akhir pekan ini. Keputusan ini diambil setelah Pirelli mendapat kekhawatiran betapa cepatnya ban-ban tersebut menipis.
Seorang juru bicara Pirelli mengatakan, keputusan itu diambil setelah GP Malaysia bulan lalu, di mana Sirkuit Sepang memiliki karakteristik serupa dengan Sirkuit Sakhir di Bahrain.
Pirelli pun hanya akan menyarankan para pebalap untuk menggunakan komposisi ban dengan kompon keras dan medium ketimbang ban keras dan lunak.
Opsi ban medium dan lunak digunakan di GP China pada akhir pekan lalu, di mana sejumlah pebalap dapat melaju beberapa lap lebih cepat, namun ban-ban lunak habis lebih cepat.
Dalam balapan yang dimenangi pebalap Scuderia Ferrari, Fernando Alonso tersebut, tujuh lap merupakan jumlah lap terbanyak yang dapat dicatatkan seseorang dengan ban lunak.
Layout Sirkuit Sakhir yang mengalir cepat membuat sifat abrasif lintasan lebih besar, belum lagi ditambah dengan pasir yang datang dari gurun terdekat. Akibatnya, degradasi ban diperkirakan akan lebih tinggi.
"Sakhir merupakan lintasan paling sulit dari segi ban dikarenakan suhu yang tinggi. Kami memprediksi setiap pebalap akan melakukan tiga pit stop dalam balapan ini," ujar Direktur Motorsport Pirelli, Paul Hembrey. (reu/kny)
Seorang juru bicara Pirelli mengatakan, keputusan itu diambil setelah GP Malaysia bulan lalu, di mana Sirkuit Sepang memiliki karakteristik serupa dengan Sirkuit Sakhir di Bahrain.
Pirelli pun hanya akan menyarankan para pebalap untuk menggunakan komposisi ban dengan kompon keras dan medium ketimbang ban keras dan lunak.
Opsi ban medium dan lunak digunakan di GP China pada akhir pekan lalu, di mana sejumlah pebalap dapat melaju beberapa lap lebih cepat, namun ban-ban lunak habis lebih cepat.
Dalam balapan yang dimenangi pebalap Scuderia Ferrari, Fernando Alonso tersebut, tujuh lap merupakan jumlah lap terbanyak yang dapat dicatatkan seseorang dengan ban lunak.
Layout Sirkuit Sakhir yang mengalir cepat membuat sifat abrasif lintasan lebih besar, belum lagi ditambah dengan pasir yang datang dari gurun terdekat. Akibatnya, degradasi ban diperkirakan akan lebih tinggi.
"Sakhir merupakan lintasan paling sulit dari segi ban dikarenakan suhu yang tinggi. Kami memprediksi setiap pebalap akan melakukan tiga pit stop dalam balapan ini," ujar Direktur Motorsport Pirelli, Paul Hembrey. (reu/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Porsche Bantah Isu Kesepakatan dengan Mark Webber
Otomotif 17 April 2013, 19:00
-
Cepat Aus, Pirelli 'Buang' Ban Lunak di Formula 1 GP Bahrain
Otomotif 17 April 2013, 11:00
-
Raih Dua Podium, Hamilton Yakin Bisa Rebut Gelar Dunia F1 2013
Otomotif 16 April 2013, 11:00
-
Pit Stop Berbahaya, Red Bull Didenda Rp 64 Juta di F1 GP China
Otomotif 15 April 2013, 19:00
-
Tabrak Perez, Raikkonen Puas Finis Kedua di China
Otomotif 15 April 2013, 18:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR