Bola.net - - Pembalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow kembali menolak mentah-mentah permohonan Honda Racing Corporation (HRC) untuk turun di ajang balap ketahanan bergengsi, Suzuka 8 Hours tahun ini, meski HRC telah mengumumkan akan turun dengan tim pabrikan secara penuh untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir.
Honda diketahui telah 27 kali menjuarai Suzuki 8 Hours sejak ajang tersebut digulirkan pertama kali pada 1978. Meski begitu, mereka kalah beruntun dari Yamaha selama tiga tahun terakhir, meski sempat menurunkan Casey Stoner pada 2015 serta Jack Miller dan Takaaki Nakagami tahun lalu.
Tahun lalu, Crutchlow berpeluang turun di Suzuka 8 Hours namun menolaknya, dan kembali melakukan hal serupa tahun ini. "Jelas Honda meminta saya, tapi prioritas saya tahun ini adalah bekerja dengan baik di MotoGP. Saya merasa sangat terhormat diminta turun di Suzuka 8 Hours, karena mereka akan menurunkan tim pabrikan secara penuh. Menjadi rider nomor satu mereka bakal sangat menyenangkan," ujarnya kepada Motorsport.
Rider Inggris ini mengaku lebih memilih fokus pada persaingan di MotoGP saat ini, mengingat ia tengah memiliki performa yang menjanjikan. Apalagi persiapan menghadapi Suzuka 8 Hours sama sekali tak sederhana, ditambah jadwal balap MotoGP yang begitu padat.
"Anda harus lihat target yang sudah dipatok. Saya di sini untuk balapan di MotoGP, dan saya tengah tampil baik. Jadi saya memutuskan ini bukan waktu yang tepat. Saya paham betapa pentingnya balapan itu bagi Honda, dan saya bukannya bilang takkan melakukannya di waktu lain. Tapi saya takkan turun di Suzuka 8 Hours tahun ini," pungkas Crutchlow.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso Asapi Marquez di Latihan Kedua MotoGP Prancis
Otomotif 18 Mei 2018, 20:19
-
Marquez Tercepat di Latihan Perdana MotoGP Prancis
Otomotif 18 Mei 2018, 16:09
-
Crutchlow Kembali Tolak Bela Honda di Suzuka 8 Hours
Otomotif 18 Mei 2018, 13:25
-
Hadapi Le Mans, Pedrosa Bermodal Uji Coba Mugello
Otomotif 16 Mei 2018, 10:00
-
Marquez Akui Butuh Kerja Keras demi MotoGP Prancis
Otomotif 16 Mei 2018, 09:30
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR