
RC213V 2015 memang dikenal sangat agresif, bahkan pebalap utama Repsol Honda, Marc Marquez tak menyukainya dan meminta menggunakan sasis 2014 sejak MotoGP Belanda agar lebih mudah berkendara. Meski begitu, ia dan pebalap Honda lainnya tak mampu tampil segarang para pebalap Yamaha.
Scott Redding di atas Honda RC213V (c) AFP"Motor kami sulit dikendarai, sulit dipahami. Tapi saya kagum melihat kesabaran Honda. Mereka sangat mendengarkan saya. Meski begitu mereka tak pernah mempertanyakan catatan lap maupun posisi finis, karena mereka tahu pebalap dengan tahun pertama di tim satelitnya tak pernah cepat," ujar Crutchlow seperti yang dikutip Motorsport Total.
Crutchlow juga membandingkan dirinya dengan Redding, yang merupakan lawan sengit Marquez ketika di Moto2. Secara teori, seharusnya kedua pebalap berusia 22 tahun ini bisa kembali bersaing sengit di atas motor yang sama, namun nyatanya Redding selalu kesulitan menjinakkan RC213V meski meraih podium di MotoGP Misano.
"Lihat saja Scott. Ia selalu kesulitan. Ia memang meraih satu podium, tapi begitu aneh melihatnya. Saya ingat Michael Bartholemy (manajer tim Marc VDS) pernah menyatakan Scott satu-satunya yang bisa mengalahkan Marc. Nyatanya ia tak bisa, padahal mereka mengendarai motor yang sama. Ini membuktikan betapa sulitnya motor Honda dikendarai," tutup Crutchlow.
(kpl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sukses Bekuk Pol Espargaro, Inilah Kiat-Kiat Bradley Smith
Otomotif 28 Desember 2015, 16:00
-
Frustrasi di Forward, Bradl Bersyukur Dipinang Aprilia
Otomotif 28 Desember 2015, 14:00
-
Crutchlow: Nyatanya Redding Tak Bisa Kalahkan Marquez!
Otomotif 28 Desember 2015, 12:00
-
Petrucci Ingin Rossi-Marquez-Lorenzo 'Mulai dari Nol'
Otomotif 28 Desember 2015, 10:00
-
Ducati: 27 Podium Bakal Mustahil Meski Ada Stoner!
Otomotif 24 Desember 2015, 20:00
LATEST UPDATE
-
Mantan Tangan Kanan Shin Tae-yong Gabung Persijap Jepara di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 08:13
-
Ambisi Besar di HUT ke-71 PBVSI: Tembus Olimpiade 2032
Voli 27 Februari 2026, 08:01
-
Senne Lammens Selalu Siap Hadapi 'Royal Rumble' di Kotak Penalti Man United
Liga Inggris 27 Februari 2026, 06:32
-
Rekap Playoff Liga Europa Tadi Malam: Calvin Verdonk Bakal Main di Babak 16 Besar!
Liga Eropa UEFA 27 Februari 2026, 05:45
-
Diperingatkan Soal Tekanan di Manchester United, Senne Lammens Justru Tampil Tanpa Beban
Liga Inggris 27 Februari 2026, 05:30
-
Respek! Kiper Nantes Pura-pura Cedera demi Bantu Rekan Setim Buka Puasa Ramadan
Liga Eropa Lain 27 Februari 2026, 05:15
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR