Bola.net - Pebalap Octo Pramac Ducati, Danilo Petrucci mengaku ingin melihat pebalap tiga besar MotoGP, Jorge Lorenzo, Valentino Rossi dan Marc Marquez bisa kembali akur dan hanya bertarung sengit di lintasan setelah menjalani penutupan MotoGP 2015 yang penuh kontroversi dan ketegangan.
Dalam wawancaranya bersama GPOne, Petrux yakin musim liburan ini bisa membuat kepala ketiga pebalap tersebut lebih dingin dan tenang. Dengan begitu, ketiganya bisa memulai musim baru dengan semangat dan rasa sportivitas yang baru.
Jorge Lorenzo, Valentino Rossi dan Marc Marquez (c) AFP
"Saya harap pihak yang terlibat kembali menjalin hubungan baik dan memulai dari nol, serta tetap punya hasrat yang sama, yakni kemenangan. Marc, Vale dan Jorge merupakan juara sejati dan sudah dewasa. Saya yakin mereka akan tetap berkuasa, namun bila saya bisa menyelip di antara mereka, maka tidak buruk, bukan?" ujarnya sembari tertawa.
Meski menyayangkan kontroversi antara Rossi, Marquez dan Lorenzo, Petrucci meyakini kini MotoGP lebih dikenal banyak orang berkat peristiwa tersebut. Pebalap Italia berusia 25 tahun inipun berharap penggemar MotoGP bertambah dan tak meninggalkan olahraga ini berkat kontroversi yang ada.
"Memang ada ketegangan antara para pebalap yang terlibat dalam kontroversi ini, tapi saya harap musim dingin ini membuat mereka lebih tenang. Yang terjadi pada akhir musim ini tak baik untuk publik, meski begitu kini lebih banyak orang mengikuti MotoGP walau peristiwa ini negatif," tutupnya.
(kpl/kny)
Dalam wawancaranya bersama GPOne, Petrux yakin musim liburan ini bisa membuat kepala ketiga pebalap tersebut lebih dingin dan tenang. Dengan begitu, ketiganya bisa memulai musim baru dengan semangat dan rasa sportivitas yang baru.
Jorge Lorenzo, Valentino Rossi dan Marc Marquez (c) AFP"Saya harap pihak yang terlibat kembali menjalin hubungan baik dan memulai dari nol, serta tetap punya hasrat yang sama, yakni kemenangan. Marc, Vale dan Jorge merupakan juara sejati dan sudah dewasa. Saya yakin mereka akan tetap berkuasa, namun bila saya bisa menyelip di antara mereka, maka tidak buruk, bukan?" ujarnya sembari tertawa.
Meski menyayangkan kontroversi antara Rossi, Marquez dan Lorenzo, Petrucci meyakini kini MotoGP lebih dikenal banyak orang berkat peristiwa tersebut. Pebalap Italia berusia 25 tahun inipun berharap penggemar MotoGP bertambah dan tak meninggalkan olahraga ini berkat kontroversi yang ada.
"Memang ada ketegangan antara para pebalap yang terlibat dalam kontroversi ini, tapi saya harap musim dingin ini membuat mereka lebih tenang. Yang terjadi pada akhir musim ini tak baik untuk publik, meski begitu kini lebih banyak orang mengikuti MotoGP walau peristiwa ini negatif," tutupnya.
(kpl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sukses Bekuk Pol Espargaro, Inilah Kiat-Kiat Bradley Smith
Otomotif 28 Desember 2015, 16:00
-
Frustrasi di Forward, Bradl Bersyukur Dipinang Aprilia
Otomotif 28 Desember 2015, 14:00
-
Crutchlow: Nyatanya Redding Tak Bisa Kalahkan Marquez!
Otomotif 28 Desember 2015, 12:00
-
Petrucci Ingin Rossi-Marquez-Lorenzo 'Mulai dari Nol'
Otomotif 28 Desember 2015, 10:00
-
Ducati: 27 Podium Bakal Mustahil Meski Ada Stoner!
Otomotif 24 Desember 2015, 20:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR