
Bola.net - Dani Pedrosa mengaku menyesal karena batal membela Yamaha dan belum pernah mengendarai motor YZR-M1 di MotoGP. Hal ini ia nyatakan dalam wawancaranya dengan eks pebalap GP250, Sebastian Porto, seperti yang dikutip Paddock GP, Kamis (18/6/2020).
Sepanjang 18 tahun karier balapnya, Pedrosa diketahui sangat setia pada Honda, dan 13 tahun di antaranya ia habiskan di Repsol Honda. Meski begitu, Pedrosa diketahui berkali-kali mendapatkan tawaran dari Yamaha untuk bergabung, namun akhirnya ia memilih bertahan di Honda.
Pedrosa bahkan sempat jadi kandidat kuat pengganti Jorge Lorenzo di Movistar Yamaha pada 2017, dan ia juga sempat diminta membela Petronas Yamaha SRT pada 2019, namun akhirnya memilih pensiun dan fokus menjadi test rider KTM sampai saat ini.
Ingin Tahu Rasanya Naik YZR-M1
Pedrosa tak memungkiri, sebelum kebangkitan performa Ducati dan kehadiran Suzuki dan KTM, hanya Honda dan Yamaha yang terkuat di MotoGP. Rivalitas sengit antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bahkan mendorong Yamaha makin berkuasa dan bikin Honda tak berkutik.
"Kala itu, ada dua pabrikan yang sangat kuat: Honda dan Yamaha. Sementara sekarang, Suzuki, Ducati, dan KTM sudah berkembang. Saya jadi ingin tahu bagaimana rasanya mengendarai Yamaha," ungkap juara dunia GP125 2003 dan GP250 2004-2005 ini.
Rider Honda Minta Motornya Dibikin Mirip Yamaha
Honda bahkan sempat empat tahun paceklik gelar sejak Nicky Hayden pada 2006, yang kemudian diakhiri Casey Stoner pada 2011. Pedrosa menyatakan pada masa-masa gersang itu, para rider Honda mendorong para insinyurnya untuk mengubah RCV menjadi mirip M1.
"Dulu, rival saya adalah Vale dan Jorge. Dalam beberapa kesempatan, saat Honda bertanya apa yang harus diubah pada motor kami, para rider selalu mengeluh dan berkata, 'Yamaha melakukan ini dan itu'. Saya sangat penasaran, ingin tahu bagaimana rasanya mengendarai motor itu," tutupnya.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Fabio Quartararo Sulit Percaya Ambil Alih 'Kantor' Valentino Rossi
- 'Rasanya Sulit Bayangkan MotoGP Tanpa Valentino Rossi'
- Pekerja Keras dan Berkarisma, Jorge Martin Pede Cocok di MotoGP
- Jorge Martin Akui 90% Pasti ke MotoGP 2021, Bisa Bela Pramac
- 'Marc Marquez Tak Usir Casey Stoner, Justru Senang Jika Setim'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Menyesal Selalu Tolak Ajakan Gabung Yamaha
Otomotif 19 Juni 2020, 14:35
-
KTM Ogah Paksa Dani Pedrosa Gantikan Pol Espargaro
Otomotif 11 Juni 2020, 13:30
-
'Drama Corona': Dani Pedrosa Nyaris Dikarantina Jelang Uji Coba KTM
Otomotif 2 Juni 2020, 12:35
-
KTM Sukses Selesaikan Uji Coba Tertutup di Tengah Pandemi
Otomotif 29 Mei 2020, 08:42
-
KTM Gelar Uji Coba Bareng Espargaro-Pedrosa di Tengah Pandemi
Otomotif 27 Mei 2020, 08:53
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

















KOMENTAR