Bola.net - Pereli nasional Subhan Aksa mulai menatap Production World Rally Championship (PWRC) seri empat di Jerman, 24-26 Agustus mendatang. Guna melakukan uji lintasan, pereli yang berpasangan dengan navigator Selandia Baru, Jeff Dudd akan berangkat lebih cepat.
"Rencananya kami dan tim pendukung akan berangkat ke Jerman tepat pada tanggal 17 Agustus. Ini adalah keputusan berat karena harus berlebaran di sana. Mudah-mudahan dapat berkah," kata Subhan.
Menurutnya, reli Jerman cukup istimewa karena lintasan yang dilalui berbeda dengan tiga seri sebelumnya. Khusus reli Jerman, lintasan yang akan dilalui adalah aspal bukan lintasan gravel atau tanah.
Tiga seri sebelumnya yaitu seri Argentina, seri Yunani dan seri Selandia Baru menggunakan lintasan gravel. Di sana, Subhan meraih hasil yang cukup bagus. Bahkan di seri Yunani dan Selandia Baru ia mampu finis di posisi runner-up.
"Biar bisa maksimal saya akan latihan khusus di Trier, tempat kejuaraan berlangsung. Hal ini kami lakukan untuk melatih feeling dan handling kendaraan," kata pereli yang memperkuat Bosowa Rally Team itu.
Pria yang akrab dipanggil Ubang itu mengaku, selain untuk feeling dan handling, latihan di Trier juga digunakan untuk mencari settingan mesin dan suspensi yang tepat.
Ditanya masalah target, Ubang mengaku tidak memasang target khusus. Pereli yang menggunakan kendaraan Mitsubhisi Evolution X itu akan berusaha mempertahankan posisinya di klasemen sementara.
"Saat ini saya berada di posisi tiga klasemen. Kami akan berusaha mempertahankannya. Masih ada tiga seri lagi, jelas persaingan akan lebih ketat," ujarnya.
Subhan berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 42 poin. Peringkat pertama dan kedua ditempati oleh pereli Meksiko, Benito Guerra (62 poin) dan pereli Ukraina, Valeriy Gordan dengan (52 poin). (ant/kny)
"Rencananya kami dan tim pendukung akan berangkat ke Jerman tepat pada tanggal 17 Agustus. Ini adalah keputusan berat karena harus berlebaran di sana. Mudah-mudahan dapat berkah," kata Subhan.
Menurutnya, reli Jerman cukup istimewa karena lintasan yang dilalui berbeda dengan tiga seri sebelumnya. Khusus reli Jerman, lintasan yang akan dilalui adalah aspal bukan lintasan gravel atau tanah.
Tiga seri sebelumnya yaitu seri Argentina, seri Yunani dan seri Selandia Baru menggunakan lintasan gravel. Di sana, Subhan meraih hasil yang cukup bagus. Bahkan di seri Yunani dan Selandia Baru ia mampu finis di posisi runner-up.
"Biar bisa maksimal saya akan latihan khusus di Trier, tempat kejuaraan berlangsung. Hal ini kami lakukan untuk melatih feeling dan handling kendaraan," kata pereli yang memperkuat Bosowa Rally Team itu.
Pria yang akrab dipanggil Ubang itu mengaku, selain untuk feeling dan handling, latihan di Trier juga digunakan untuk mencari settingan mesin dan suspensi yang tepat.
Ditanya masalah target, Ubang mengaku tidak memasang target khusus. Pereli yang menggunakan kendaraan Mitsubhisi Evolution X itu akan berusaha mempertahankan posisinya di klasemen sementara.
"Saat ini saya berada di posisi tiga klasemen. Kami akan berusaha mempertahankannya. Masih ada tiga seri lagi, jelas persaingan akan lebih ketat," ujarnya.
Subhan berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 42 poin. Peringkat pertama dan kedua ditempati oleh pereli Meksiko, Benito Guerra (62 poin) dan pereli Ukraina, Valeriy Gordan dengan (52 poin). (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Hasil Maksimal, Subhan Aksa Terbang ke Jerman Lebih Awal
Otomotif 14 Agustus 2012, 21:00
-
IMI Ajukan Sumut Jadi Tuan Rumah Reli Asia Pasifik
Otomotif 9 Juli 2012, 17:15
-
Jelang Reli Jerman, Subhan Belum Jalani Persiapan Khusus
Otomotif 4 Juli 2012, 22:00
-
Pereli Selandia Baru Ramaikan Kejurnas Reli Sergai
Otomotif 4 Juli 2012, 19:15
-
Bangun Rumah Impian, Rifat Sungkar Buat Sekolah Mengemudi
Otomotif 2 Juli 2012, 17:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR