
Bola.net - Usai bekerja sama dengan Red Bull KTM Factory Racing selama empat tahun, Pol Espargaro harus mengucapkan selamat berpisah kepada pabrikan asal Austria tersebut, karena ia akan pindah ke Repsol Honda di MotoGP 2021. Lewat Speedweek, ia pun mengisahkan betapa berjasanya KTM bagi dirinya selama ini.
Espargaro yang menjalani debut di kelas para raja pada 2014 lalu, membela Monster Yamaha Tech 3 selama tiga tahun. Usai tak dipertimbangkan untuk jadi rider tim utama Yamaha, ia pun memilih ikut sang tandem, Bradley Smith, untuk pindah ke KTM yang turun di MotoGP untuk pertama kali sebagai tim pabrikan sepenuhnya pada 2017.
Sejak itu, ia pun jadi rider utama dalam pengembangan RC16. "Sebelum pindah ke KTM, saya membela pabrikan lain dan saya tak merasa dilibatkan dalam hal besar, saya tak merasa bisa meraih hasil penting. Di sana, saya diperlakukan sebagai debutan, dan usai tiga tahun, saya tak merasa belajar apa-apa dari mereka," ujarnya.
Kesempatan Jadi Bagian dari Sejarah KTM

Juara dunia Moto2 2013 ini pun mengaku, bergabung dengan KTM pada 2017 lalu memunculkan rasa semangat karena apa pun yang ia lakukan akan menjadi bagian dari sejarah besar. Ia pun percaya pada kemampuan KTM, yang dikenal kerap mendominasi ajang dunia balap motor di berbagai disiplin berbeda.
"Saat saya dengar soal proyek KTM, saya melihatnya sebagai kesempatan untuk menjadi bagian dari proyek bersejarah. Saya sudah kenal KTM sejak lama, dan melihat mereka selalu sukses di kejuaraan lain. Saya pun berkata pada diri sendiri, 'Mengapa mereka takkan berhasil di MotoGP?'" tutur Espargaro.
Rider Spanyol berusia 29 tahun ini pun mengenang momen perdananya mengendarai RC16 di Valencia, Spanyol, dalam uji coba pascamusim pada November 2016. Kala itu, RC16 belumlah sekompetitif sekarang, namun Espargaro menyatakan karakternya yang agresif namun juga ramah pada si pengendara tidaklah berubah sampai kini.
Karakter RC16 Tak Berubah Sejak 2017
"Saya ingin jadi bagian dari proyek ini karena saya punya firasat bisa ke puncak bersama-sama. Saat pertama kali berkendara bersama, motor itu memang masih baru, banyak hal yang tak bekerja dengan baik pada lap perdana, tapi saya sudah bisa lihat karakternya, yang uniknya tak berubah selama empat tahun," ujarnya.
"Saya bisa lihat motor ini bisa tetap bekerja baik ketika saya mengubah gaya balap. Setiap kali saya coba mencari limit, catatan waktunya juga makin cepat. Ini sangat penting bagi saya. Saat kembali ke garasi, saya melihat wajah semua orang yang menanti pendapat saya. Saya sangat senang," pungkas Espargaro.
Sayangnya, perjalanan Espargaro dengan KTM harus terhenti pada akhir 2020, mengingat sejak Juni lalu ia telah memutuskan pindah ke Repsol Honda, sebagai tandem rival sengitnya sejak anak-anak sekaligus sang delapan kali juara dunia, Marc Marquez.
Sumber: Speedweek
Video: Aron Canet Lolos dari Maut Saat Terjatuh di Moto2 Portugal 2020
Baca Juga:
- Pelajari Ducati, Enea Bastianini Dapat Wejangan dari Pecco Bagnaia
- Dapat Eks Kru Andrea Dovizioso, Enea Bastianini Pikul Tanggung Jawab Besar
- Merendah, Suzuki Tak Mau Dibilang Punya Motor 'Sempurna' di MotoGP
- Penantian 23 Tahun, Dorna Sports Ingin MotoGP Cepat Kembali ke Indonesia
- Mandalika: Fans Balap Indonesia Berhak Nonton MotoGP di Negeri Sendiri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Disia-siakan Yamaha, Pol Espargaro Kini Jadi Bagian Penting Sejarah KTM
Otomotif 2 Desember 2020, 14:02
-
Terhormat Bela KTM, Pol Espargaro Tak Cemas Gagal Menang
Otomotif 24 November 2020, 12:48
-
Hasil FP4 MotoGP Portimao: Pol Espargaro Memimpin
Otomotif 21 November 2020, 21:11
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Eropa: Pol Espargaro Sabet Pole
Otomotif 7 November 2020, 21:42
-
Pol Espargaro Soal Pindah ke Honda: Bisa Makin Kuat atau Justru Hancur
Otomotif 5 November 2020, 13:57
LATEST UPDATE
-
Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:00
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
-
Tinggalkan AC Milan, Christopher Nkunku CLBK dengan Mantan Klubnya Ini?
Liga Italia 22 Agustus 2026, 19:20
-
Didekati Arsenal, Atletico Madrid Tegaskan Julian Alvarez Tidak Kemana-mana!
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 19:00
-
Barcelona Gigit Jari, Joao Pedro Resmi Teken Kontrak Baru di Chelsea
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:33
-
Arsenal Digosipkan Dekati Julian Alvarez, Begini Respon Mikel Arteta
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:00
-
Masih Jadi Andalan, MU Harus Kurangi Ketergantungan pada Bruno Fernandes!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:30
-
Tempat Menonton Hull City vs Manchester United di Liga Inggris, 22 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:28
-
Link Streaming Hull City vs Manchester United Hari Ini, Sabtu 22 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:15
-
Bruno Guimaraes Alami Cedera, Seberapa Parah dan Kapan Comeback di Arsenal?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 17:00
-
Aston Villa Hubungi MU, Ingin Angkut Pemain Ini
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 16:30
-
Prediksi Elche vs Barcelona 24 Agustus 2026
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 16:24
-
Lautaro Martinez Diincar Barcelona, Inter Milan: Gak Dulu!
Liga Italia 22 Agustus 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR