Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso mengaku bahwa dirinya sama sekali tak cemas bertandem dengan Jorge Lorenzo di MotoGP musim ini. Merupakan rival sengit sejak usia belia, Dovizioso yakin dirinya sudah mengenal 'tabiat' Lorenzo dengan baik. Hal ini ia sampaikan kepada GPOne.
Dovizioso dan Lorenzo sama-sama menjalani debut GP125 pada 2002 silam, dan sejak itu pula keduanya berebut gelar dunia. Dovizioso menjuarai GP125 2004, di mana Lorenzo menduduki peringkat keempat. Lorenzo pun 'balas dendam' dengan merebut gelar GP250 2006-2007, saat Dovizioso duduk di peringkat runner up.
Kini bertandem di Ducati, Dovizioso merasa dirinya memiliki performa yang setara dengan Lorenzo, dan yakin takkan menghadapi masalah dengan rider Spanyol tersebut baik secara psikologis maupun saat mereka bertarung di lintasan nanti.
Jorge Lorenzo (c) AFP
"Saya mengenal Jorge dengan baik. Kami sudah lama jadi rival meski tak pernah bertandem. Dulu ia bermasalah dengan rider lain, tapi kini sudah berubah, dan salah satu rider paling profesional. Hanya hasil balapan yang bakal bicara, namun jujur saja ia tak membuat saya cemas. Saya sangat fokus pada diri sendiri," ujar Dovizioso.
Pembalap asal Italia ini pun mengakui kehebatan Lorenzo, yang langsung mampu melaju cepat dalam uji coba pascamusim Valencia, Spanyol pada November lalu. Ia yakin Por Fuera takkan butuh waktu lama untuk tampil gahar, dan bakal menarik untuk disaksikan dalam uji coba pramusim Malaysia akhir Januari nanti.
"Meski uji coba di Valencia berjalan sangat cepat dan dalam kondisi dingin, Jorge cukup cepat. Pendekatannya pada Ducati sangat positif, tapi di Malaysia nanti akan lebih mudah untuk melihat seberapa jauh Jorge bisa ngotot. Kami akan punya sembilan hari uji coba dan kita lihat nanti bagaimana jalannya," pungkas Dovizioso.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Perselisihan Rossi-Lorenzo Berat Bagi Para Mekanik'
Otomotif 18 Januari 2017, 17:00
-
Dovizioso Akui Tak Cemas Jadi Tandem Lorenzo
Otomotif 18 Januari 2017, 11:45
-
Ducati: Lorenzo Tembus Dua Besar? Bisa Jadi!
Otomotif 18 Januari 2017, 10:45
-
20 Januari, Ducati Presentasi Tim MotoGP di Bologna
Otomotif 14 Januari 2017, 14:45
-
Lorenzo, Satu-satunya Tandem yang Mampu Bekuk Rossi
Otomotif 14 Januari 2017, 13:35
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR