Bola.net - Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso berpendapat bahwa gaya balap agresif Marc Marquez kemungkinan akan sulit diubah. Pendapat ini ia lontarkan menyusul insiden senggolan Marquez dengan Dani Pedrosa di MotoGP Aragon, Spanyol akhir pekan lalu.
Marquez secara tak sengaja menyenggol motor Pedrosa dari belakang saat keduanya berada di posisi kedua dan ketiga. Akibat dari kontak tersebut, kabel kontrol traksi Pedrosa terputus dan membuatnya terjatuh.
"Kita semua tahu Marc punya gaya balap agresif. Insiden Aragon bukanlah yang pertama kali terjadi. Namun ia punya talenta hebat, karena ia mampu mengatasi setiap kesalahannya," ujar Dovizioso.
Meski begitu, menurut pebalap asal Italia ini, gaya balap Marquez berkembang secara alami dan akan sulit untuk diubah.
"Beberapa pebalap punya sudut pandang yang berbeda tentang batasan balap, namun kami tak pernah ragu mengambil resiko dan tak takut untuk mencoba. Mungkin gaya balap Marc memang alami, dan saya rasa hal ini tak bisa diubah," ujar Dovizioso. (gpo/kny)
Marquez secara tak sengaja menyenggol motor Pedrosa dari belakang saat keduanya berada di posisi kedua dan ketiga. Akibat dari kontak tersebut, kabel kontrol traksi Pedrosa terputus dan membuatnya terjatuh.
"Kita semua tahu Marc punya gaya balap agresif. Insiden Aragon bukanlah yang pertama kali terjadi. Namun ia punya talenta hebat, karena ia mampu mengatasi setiap kesalahannya," ujar Dovizioso.
Meski begitu, menurut pebalap asal Italia ini, gaya balap Marquez berkembang secara alami dan akan sulit untuk diubah.
"Beberapa pebalap punya sudut pandang yang berbeda tentang batasan balap, namun kami tak pernah ragu mengambil resiko dan tak takut untuk mencoba. Mungkin gaya balap Marc memang alami, dan saya rasa hal ini tak bisa diubah," ujar Dovizioso. (gpo/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda: Manuver Marquez di Aragon Tak Terlalu Agresif
Otomotif 2 Oktober 2013, 20:30
-
Stoner: Marquez Harus Lebih Hormati Para Rival
Otomotif 2 Oktober 2013, 18:30
-
FIM Rilis Jadwal Balap MotoGP 2014
Otomotif 2 Oktober 2013, 17:30
-
Smith Yakin Marquez Harus Belajar dari Lorenzo
Otomotif 2 Oktober 2013, 17:02
-
Marquez Paksa Honda Rekrut Mantan Krunya di Moto2
Otomotif 2 Oktober 2013, 15:00
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR