
Bola.net - Usai hanya mampu finis kelima dalam MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring pada Minggu (7/7), Andrea Dovizioso menyatakan bahwa Ducati Corse harus mengambil tindakan tegas jika tak ingin mendapat 'serangan' dari rider Suzuki Ecstar, Alex Rins, dan rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales.
Usai gagal memiliki wakil di podium dalam dua balapan terakhir, Ducati mendapat kritik tajam dari Dovizioso, yang bertanya-tanya mengapa timnya belum juga menemukan solusi untuk performa menikung yang buruk. Rider Italia ini bahkan menegaskan bahwa ia telah menuntut solusi tersebut selama 6 tahun belakangan.
Menurut Dovizioso, Ducati telah memasuki momen krisis. Setelah dua kali merebut peringkat runner up pada 2017 dan 2018, sudah saatnya Ducati berbenah lebih baik jika memang serius ingin merebut gelar dunia tahun ini. Sayangnya, peluang makin menipis karena Dovizioso sudah tertinggal 59 poin dari Marc Marquez.
Kini Dovizioso dan Danilo Petrucci, justru tengah dapat ancaman dari Rins dan Vinales. Dovizioso dan Petrucci masing-masing duduk di peringkat 2 dan 3 pada klasemen pebalap, dan hanya unggul 26 dan 20 poin dari Rins. Vinales, yang belakangan mengalami kebangkitan bersama Yamaha, juga mulai mendekat.
Sudah Waktunya Rebut Gelar
Dovizioso pun menyadari konsistensi performa kedua rider muda ini, apalagi Suzuki terbukti mampu melaju cepat di berbagai jenis sirkuit. Kebangkitan Yamaha lewat Vinales juga mulai tak terelakkan. Kepada Crash.net, Dovizioso pun tak malu-malu mengaku takut posisinya di klasemen bisa jatuh ke tangan mereka.
"Jelas. Bakal mudah bagi Alex dan Mack mengakhiri musim di depan saya jika kami terus begini, karena kami memang tak punya kecepatan dan musim ini masih panjang. Tapi target kami adalah juara. Kami ogah finis kedua atau keempat musim ini. Kami sudah dua kali runner up. Kami ingin juara. Jika ingin juara, maka kami harus lebih baik. Ini sudah jelas," ujarnya.
Ducati Stagnan, Kompetitor Makin Maju
Uniknya, Dovizioso menyatakan bahwa performa Desmosedici GP19 dalam menikung tak lebih buruk dari versi-versi sebelumnya. Masalahnya, justru kini mereka makin tertinggal dari Honda, Suzuki, dan Yamaha, yang ia sebut mengalami banyak kemajuan pada motor-motor terbarunya.
"Para kompetitor lebih kuat. Titik. Saat Anda harus menjalani balapan cepat sejak awal sampai akhir, setiap motor juga pasti mencapai limitnya. Anda harus memakai seluruh potensi ban agar melaju cepat. Itu tak terjadi tahun lalu. Sungguh mudah untuk memahaminya," pungkasnya.
Usai menjalani balapan di Sachsenring, Dovizioso dan seluruh penghuni paddock MotoGP menjalani rehat musim panas selama empat pekan. Setelahnya, mereka akan kembali menjalani pekan balap di Brno, Ceko, pada 2-4 Agustus, dan menjalani uji coba pascabalap pada 5 Agustus.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petrucci: Sachsenring Bukti Potensi Ducati Sudah Mentok
Otomotif 9 Juli 2019, 11:30
-
Alex Rins Siap Rebut Runner Up dari Dovizioso-Petrucci
Otomotif 9 Juli 2019, 10:15
-
Dovizioso: Ducati Harus Berbenah Bila Ogah 'Diserang' Rins-Vinales
Otomotif 9 Juli 2019, 09:45
-
Anggap Ducati Cuma Beruntung, Dovizioso Lempar Kritik Tajam
Otomotif 8 Juli 2019, 14:30
-
Klasemen Sementara MotoGP 2019 usai Seri Sachsenring, Jerman
Otomotif 7 Juli 2019, 20:07
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR