Bola.net - - Marc Marquez boleh jadi mengakhiri hari kedua uji coba pramusim MotoGP Qatar, Jumat (2/3) dengan duduk di posisi ketiga, namun pembalap Repsol Honda ini mengaku tak puas atas ritme balapnya, terutama bila dibandingkan dengan rival sengitnya tahun lalu, Andrea Dovizioso dari Ducati Corse.
Pada hari kedua ini, Marquez kembali melakukan aksi 'save' spektakuler, yang diakuinya terjadi pada kemiringan 66 derajat. Sayangnya, ia benar-benar mengalami kecelakaan hanya beberapa jam menjelang sesi berakhir. Mengendarai motor RC213V cadangan, ia malah melaju lebih cepat.
"Hari ini sulit. Saya mulai dengan setup kemarin. Catatannya baik, tapi saat mulai coba perangkat lain, kami jadi tertinggal. Suhu juga menurun. Saya pakai ban keras dan ban depan selip di Tikungan 2. Kecelakaan ini ada sisi positifnya, karena saya jadi pakai motor kedua, yang rencananya tak kami pakai, saya justru lebih cepat," ujarnya kepada GPOne.
Catatan waktu Marquez pun tertinggal 0,167 detik dari rider Suzuki Ecstar, Andrea Iannone yang ada di puncak, namun soal ritme balap, Marquez masih menjadikan Dovizioso sebagai referensi utama, mengingat rider Italia tersebut termasuk salah satu rider dengan ritme balap paling konsisten di uji coba Malaysia, Thailand dan dua hari pertama di Qatar.
"Saya di posisi ketiga tapi sulit dapat ritme bagus. Ini waktunya untuk lebih konsisten, karena Dovi dan Andrea sangat cepat. Saya selalu bilang Losail lintasan yang sulit bagi Honda. Tanpa mengurangi rasa hormat pada Dovi, kami lebih baik dalam lap tunggal. Tapi jujur saja, kami justru kesulitan dengan ritme. Saat ini rata-rata saya tertinggal 0,6-0,7 detik darinya," tuturnya.
Pada hari ketiga, Sabtu (3/3) target Marquez adalah mencari setup yang tepat serta memperbaiki ritme untuk menghadapi seri pembuka di tempat yang sama pada 16-18 Maret nanti. Meski begitu, ia belum bisa memastikan performa terbaik dari wing fairing baru yang disediakan Honda.
"Tahun ini semua lebih jelas. Honda bereaksi cepat. Semua perangkat baru bekerja baik. Kami telah memperbaiki akselerasi dan top speed, serta mengurangi wheelie. Tapi kami masih punya tugas di area lain, karena itulah saya menjajal fairing baru. Bagus, tapi tak mudah dipahami di lintasan mana kami akan membutuhkannya," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso Jadi Patokan, Marquez Cemaskan Ritme Balap
Otomotif 3 Maret 2018, 12:30
-
Iannone Tercepat di Hari Kedua Uji Coba MotoGP Qatar
Otomotif 3 Maret 2018, 08:50
-
Valentino Rossi Puji Teknik Aksi 'Save' Marc Marquez
Otomotif 2 Maret 2018, 12:30
-
Honda Satu-satunya Opsi, Marquez Tak Tertarik Tim Lain
Otomotif 2 Maret 2018, 12:00
-
Batal ke KTM, Marquez Resmi Bertahan di Honda Sampai 2020
Otomotif 26 Februari 2018, 17:21
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR