
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, mengaku prihatin pihaknya tak bisa memberikan tawaran apa pun untuk Johann Zarco, yang telah memutuskan untuk hengkang dari KTM akhir musim ini. Ciabatti mengaku pihaknya tak punya tempat lagi untuk pebalap lain.
Zarco memutuskan kontraknya dengan KTM lebih awal usai sulit beradaptasi dan mengembangkan RC16. Uniknya, ia tak punya rencana matang untuk musim depan, meski tengah mengincar posisi test rider agar peluangnya kembali ke MotoGP 2021 tetap terbuka.
"Johann tahu kami tak punya tempat untuknya. Ia jelas pebalap yang cepat, pernah dua kali menjuarai Moto2. Ia tak lagi terlalu muda saat naik ke MotoGP, tapi ia mengejutkan semua orang. Ia sangat cepat dengan Yamaha pada 2017 dan 2018," ujar Ciabatti via Speedweek.
Tak Hanya Akibat Motor
Saat ini, seluruh pebalap Ducati telah memegang kontrak yang akan habis pada akhir 2020. Test rider mereka, Michele Pirro, juga dipastikan akan bertahan. Atas alasan ini, Ducati tak bisa menyediakan satu tempat lagi untuk Zarco.
"Johann masih rider cepat, tapi situasi yang terjadi padanya diakibatkan lingkungan pribadi yang tak ideal. Performanya pada 2019 tak hanya dipengaruhi performa motor. Kami menghormati Johann dan talentanya, tapi kami tak bisa menawarkan apa pun," ungkap Ciabatti.
Harus Lepaskan Diri dari Stres
CEO KTM, Stefan Pierer juga mengaku yakin bahwa terpuruknya performa Zarco musim ini sedikit banyak diakibatkan kondisi psikisnya yang tertekan. Beban sebagai pebalap pabrikan yang juga harus mengembangkan motor tidaklah ringan untuk dipikul Zarco.
"Semua pebalap kami telah bekerja sebaik mungkin. Johann juga pasti tak mau mengalami peristiwa seperti ini. Tapi ia harus mencari limit untuk melepaskan diri dari rasa stres. Kini ia harus kembali menjadi dirinya yang terdahulu," ujar Pierer.
Musim ini, Zarco baru sekali finis di posisi 10 besar, dan baru mengoleksi 22 poin. Selama membela Monster Yamaha Tech 3 pada 2017 dan 2018, Zarco justru sukses mengoleksi enam podium dan tiga pole.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati Akui Tak Bisa Beri Tawaran untuk Johann Zarco
Otomotif 2 September 2019, 13:50
-
Keputusan Tinggalkan KTM Bikin Johann Zarco Berpikir Jernih
Otomotif 1 September 2019, 19:00
-
Tak Lanjutkan Uji Coba Misano, Zarco Digantikan Pedrosa
Otomotif 30 Agustus 2019, 11:30
-
Miguel Oliveira: Johann Zarco Itu Juara Dunia, Harusnya Tak Gegabah
Otomotif 28 Agustus 2019, 13:23
-
Tabrak Oliveira, Zarco Dijatuhi Penalti untuk MotoGP Misano
Otomotif 26 Agustus 2019, 14:27
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR