Bola.net - - Duet rider Ducati Corse Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo boleh jadi finis 1-2 di MotoGP Ceko akhir pekan lalu, namun 'pemenang' sesungguhnya adalah sang general manager, Luigi 'Gigi' Dall'Igna. Demikian yang dinyatakan pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat kepada GPOne.
Dall'Igna yang sebelumnya dikenal sebagai direktur teknis dan orang penting di Aprilia Racing, secara mengejutkan hijrah ke Ducati pada akhir 2013. Sejak itu pula, Desmosedici mengalami peningkatan performa yang bertahap, dan puncaknya terjadi tahun lalu di mana Dovizioso nyaris merebut gelar dunia.
Sejak Dall'Igna bekerja untuk Ducati, terhitung sudah tiga kali pembalapnya finis 1-2 dalam sebuah balapan. Yang pertama terjadi di Austria 2016 lewat Andrea Iannone dan Dovizioso, yang kedua di Mugello, Italia 2017 lewat Jorge Lorenzo dan Dovizioso dan di Brno, Ceko akhir pekan lalu lewat Dovizioso dan Lorenzo.
Ducati Bagai Kisah Dongeng

Pernat pun memberikan pujian kepada Ducati, yang sekali lagi membuat publik Italia bangga di Ceko, begitu juga kepada Dall'Igna, yang berhasil merakit Desmosedici sebagai salah satu motor paling berkompeten di grid MotoGP saat ini.
"Apa yang dilakukan Ducati di Brno bagaikan dongeng. All-Italian show. Mereka menang 50% berkat motor dan 50% berkat para pembalapnya. La Rossa kini telah menjadi referensi semua orang dan saya rasa pemenang sesungguhnya adalah Gigi Dall'Igna," ungkapnya.
Melihat Lorenzo tampil garang meski gagal menang, Pernat juga yakin bahwa keputusan Dall'Igna menggaetnya bukanlah langkah gegabah. "Gigi, saat ia menggaet Jorge, ditertawakan oleh banyak orang diakibatkan investasinya yang besar-besaran. Tapi pada akhirnya dia benar, mengingat Jorge kini sangat menakutkan," tuturnya.
Pelajari Metode Engineer Jerman

Pernat juga mengacungkan jempol pada cara-cara Dall'Igna yang tak biasa dalam membantu Ducati kembali ke puncak, salah satunya adalah terobosan winglet dan wing fairing sejak 2015. "Untuk mengalahkan rival, ia melakukan hal-hal berbeda, contohnya pengembangan aerodinamika, di mana kini justru rival yang mengejarnya," ujar Pernat.
"Bukan kebetulan bila Gigi digaet Aprilia pada 1992, di sana ia belajar dari Jan Witteven (eks petinggi BMW) dan belajar metode kerja orang Jerman. Saya rasa inilah kunci rahasianya di Ducati. Inilah bukti betapa hebatnya talenta yang dimiliki Italia, baik di dunia balap motor maupun di Formula 1 lewat Ferrari," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Ducati Kuasai Ceko, Dall'Igna Pemenang Sesungguhnya'
Otomotif 7 Agustus 2018, 15:45
-
Dovizioso-Lorenzo Diminta Akur demi Jaga Citra Ducati
Otomotif 7 Agustus 2018, 14:40
-
Puji Aksi 'Ajaib' Lorenzo, Ducati Lega Dua Ridernya Akur Lagi
Otomotif 7 Agustus 2018, 13:40
-
Sempat Cekcok, Dovi-Lorenzo Kompak Akui Tak Ada Masalah Serius
Otomotif 6 Agustus 2018, 14:25
-
Terpaksa Ubah Strategi, Lorenzo Puas Finis Kedua di Ceko
Otomotif 6 Agustus 2018, 10:55
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR