
Bola.net - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, yakin kedatangan Marc Marquez di Ducati Lenovo Team pada MotoGP 2025 bakal membuat pihaknya lebih berkuasa. Ia yakin, Marquez takkan hanya membantu pengembangan Desmosedici lebih jauh, melainkan juga membuat para rider Ducati lainnya lebih garang.
Marquez datang ke kubu Ducati lewat Gresini Racing musim ini usai empat tahun kelam bersama Repsol Honda. Sang delapan kali juara dunia langsung tampil moncer meski sekadar mengendarai Desmosedici GP23 alias motor lama, dan saat ini sedang ada di peringkat keempat klasemen pembalap.
Atas alasan ini, Marquez pun disandingkan dengan Jorge Martin dan Enea Bastianini dalam seleksi tandem Pecco Bagnaia di tim pabrikan Ducati pada 2025. Marquez pun akhirnya dipilih oleh manajemen Ducati, membuat Martin terpaksa pindah ke Aprilia Racing dan Bastianini ke Red Bull KTM Tech 3.
Ducati Selalu Percaya Kepada Marc Marquez

Kepada Corriere della Sera pada Selasa (8/10/2024), Domenicali mengaku tak ragu pada kemampuan Marquez memperebutkan gelar dunia bersama Bagnaia musim depan. Jika dengan motor lama saja ia sudah mampu tampil kompetitif, Marquez diyakini Domenicali bakal lebih garang lagi dengan motor anyar.
"Kami selalu percaya kepadanya, meski ada margin risiko dalam setiap taruhan. Kami mampu melakukannya dengan tim yang terhubung dengan tim pabrikan (Gresini), dan ini membuatnya bisa bekerja lebih independen. Ia telah membuktikan bahwa ia dalam kondisi yang baik. Kami positif dan percaya diri menghadapi 2025," ujarnya.
Bakal Bikin Persaingan Internal Lebih Panas
Domenicali juga meyakini Marquez bakal membuat persaingan internal di Ducati jauh lebih panas. Dengan begitu, semua rider Ducati akan semakin terlecut membuktikan diri bisa bertarung di papan atas. Jika ini terjadi, maka Ducati pula yang diuntungkan karena sekali lagi bisa membekuk pabrikan-pabrikan lainnya.
"Marc akan membuat kami lebih berkembang. Kami sudah melihat sesuatu dalam persaingan musim ini. Marc belajar dari Pecco, yang mengenal motor kami lebih baik dari siapa pun. Martin juga belajar dari Pecco, dan Pecco sebaliknya juga belajar dari Jorge. Ini kontribusi berkelanjutan, membantu persaingan," tutup Domenicali.
Sumber: Corriere della Sera
Baca Juga:
- Ducati Janji Bakal Rayakan Gelar Dunia Jorge Martin Semeriah Gelar Dunia Pecco Bagnaia
- Pabrikan Jepang di MotoGP Mulai Gaet Insinyur Italia, Ducati: Kebanggaan bagi Negara Kami
- Sejarah Gelar Rookie of The Year MotoGP, Siapa Saja Pemenangnya?
- Jadwal Lengkap MotoGP Australia 2024 di Sirkuit Phillip Island, 18-20 Oktober 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pramac Sebut Gigi Dall'Igna Terpesona oleh Marc Marquez sampai Batal Pilih Jorge Martin
Otomotif 15 Oktober 2024, 15:40
-
Marc Marquez Soal Kans Balapan di MotoGP Bareng David Alonso: Kita Lihat Saja Nanti
Otomotif 9 Oktober 2024, 15:30
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR