
Bola.net - - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali mengaku sangat senang melihat pebalapnya, Andrea Dovizioso meraih kemenangan di MotoGP Qatar akhir pekan lalu. Meski begitu, kepada Marca, ia yakin pihaknya tak perlu merayakan kemenangan ini secara besar-besaran, mengingat masih ada 18 seri tersisa musim ini.
Ini adalah kemenangan kedua secara beruntun yang diraih Dovizioso di Losail, dan keduanya ia raih usai berduel sengit dengan rider Repsol Honda, Marc Marquez dan mengasapinya tepat di tikungan terakhir. Menurut Domenicali, ini hasil fantastis, namun ia ingin timnya tetap bersikap merendah.
"Awal musim yang baik. Kami senang atas kemenangan ini, tapi ini baru balapan pertama. Memang menyenangkan, tapi kami harus tetap memijak bumi dan menundukkan kepala untuk bekerja keras. Hasil ini berarti kami bekerja dengan baik sepanjang musim dingin. Kami senang, tapi tak perlu merayakannya secara besar-besaran," ujarnya.
Marquez-Honda Tetap Ancaman Utama
Melihat keperkasaan Marquez dan Honda di Losail, Domenicali pun menyatakan bahwa kombinasi ini masih merupakan rival utama Ducati. Selain itu, gebrakan yang dilakukan Suzuki juga ia nilai cukup mengancam, dan ia akan tetap mengantisipasi peningkatan performa dari Yamaha.
"Marc merupakan juara dunia. Ia sangat kuat, begitu pula motornya. Jadi ia masih merupakan rival utama kami. Tapi semua lawan sama kuatnya, dan bagi kami mereka semua sama. Menang jelas sangat menyenangkan, rasanya fantastis, tapi semua orang menginginkannya," ungkap pria Italia ini.
Tak Kecewa Hasil Petrucci
Domenicali juga mengaku sama sekali tak kecewa melihat tandem Dovizioso di Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci yang hanya mampu finis keenam. Meski Petrucci berstatus rider nomor dua, Domencali tetap mengapresiasi bantuan rider 28 tahun tersebut dalam menyediakan berbagai data untuk Ducati.
"Saya rasa Danilo bermasalah pada beberapa hal, mungkin pada ban depannya. Tapi ia cepat di semua sesi, dan juga dalam balapan. Kedua rider kami bekerja dengan sangat baik selama musim dingin dan pekan balap kali ini, hingga tim mendapatkan lebih banyak informasi," pungkas Domenicali.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dovizioso Prediksi Bakal Kesulitan di Argentina-Austin
Otomotif 13 Maret 2019, 15:30
-
Ducati: Tak Perlu Perayaan Berlebih, Masih Harus Bekuk Marquez
Otomotif 13 Maret 2019, 14:10
-
Drama Aerodinamika: Ducati Menolak Diintimidasi Lawan
Otomotif 13 Maret 2019, 10:50
-
Ikut Protes, KTM Harap Kemenangan Dovizioso Tak Dicabut
Otomotif 12 Maret 2019, 16:12
-
Dovizioso: Kini Saya Terbukti sebagai Rider Top
Otomotif 12 Maret 2019, 14:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR