
Bola.net - MotoGP 2025 tinggal menyisakan dua seri, dan kini perhatian tertuju kepada duo sahabat kental, Marco Bezzecchi dan Pecco Bagnaia, yang sengit berebut peringkat ketiga klasemen akhir musim. Sebab, gelar juara dunia dan runner up sudah dikunci oleh Marquez Bersaudara.
Jelang Seri Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, 7-9 November 2025, Bezzecchi lah yang sedang menduduki peringkat ketiga. Ia mengoleksi 291 poin, unggul lima poin dari Bagnaia. Pertarungan ini diprediksi masih akan berlanjut ke Seri Valencia pada 14-16 November 2025.
Sejauh ini, Bezzecchi mengoleksi 5 podium Sprint termasuk 3 kemenangan, serta 7 podium Grand Prix termasuk 1 kemenangan. Sementara itu, Bagnaia mengantongi 7 podium Sprint termasuk 2 kemenangan, serta 8 podium Grand Prix termasuk 2 kemenangan.
Masih Sering Saling Olok Meski Jarang Bertemu

Bezzecchi dan Bagnaia sudah bersahabat sejak belia, utamanya sejak mereka bergabung di VR46 Riders Academy milik Valentino Rossi. Saking akrabnya, mereka kerap saling olok demi menjatuhkan mental satu sama lain ketika memperebutkan hasil tertentu.
Bezzecchi, yang membela Aprilia Racing, mengaku hal itu masih terjadi. "Itu masih terjadi. Kurang lebih selalu sama. Situasi kami sekarang berbeda dari 2022 dan 2023, tetapi untungnya kami masih bisa mempertahankan hubungan kami," ujarnya via GPOne, Kamis (6/11/2025).
"Bedanya, kini saya juga membela tim pabrikan. Waktu saya berkurang, terutama dalam pekan balap, untuk bertemu dengannya. Selain itu, sekarang kami tak lagi bisa menghabiskan waktu di hospitality satu sama lain. Namun, semuanya masih sama di rumah," lanjutnya.
Duduki Peringkat 3 Lebih Baik dari Peringkat 4
Bagnaia pun mengaku ingin mengalahkan Bezzecchi dalam duel ini. Namun, rider Ducati Lenovo Team ini juga menyatakan bahwa ia sudah menatap musim 2026, di mana ia ingin kembali merebut gelar dunia, yang sempat ia raih pada 2022 dan 2023.
"Mengakhiri musim di peringkat ketiga lebih baik ketimbang di peringkat keempat. Namun, saya tidak berada di sini untuk mengakhiri musim di peringkat ketiga," ungkap pembalap berusia 28 tahun ini.
"Hasil itu memang baik, tetapi hanya itu hasil maksimal yang bisa saya raih musim ini. Musim depan, saya tidak mau mengakhiri musim di peringkat ketiga. Saya ingin bertarung sengit dan mengakhiri musim dengan hasil berbeda," pungkas Bagnaia.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Potret Perdana Nicolo Bulega Jadi Pengganti Marc Marquez di Ducati Lenovo Team, Impiannya Jadi Nyata
- Sambangi 'Rollercoaster', Akankah Ducati Tambah Koleksi Kemenangan MotoGP Portugal di Portimao?
- Juarai MotoGP 2025, Ducati Sebut Marc Marquez Lebih Enak Jadi Kawan Ketimbang Lawan
- Ogah Dibilang Berjasa Bikin Marc Marquez Juara Lagi, Ducati: Dia Selamatkan Kariernya Sendiri
- Kini Jadi Duet Maut di MotoGP, Gigi Dall'Igna Kenang Sulitnya Rayu Marc Marquez Gabung Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Latihan Moto3 Portugal 2025: David Almansa Ungguli Taiyo Furusato
Otomotif 7 November 2025, 21:04
-
Hasil FP1 MotoGP Portugal 2025: Alex Marquez Berkuasa, 5 Pabrikan Berbeda di 5 Besar
Otomotif 7 November 2025, 18:37
-
Hasil FP1 Moto2 Portugal 2025: Aron Canet dan Jake Dixon Memimpin
Otomotif 7 November 2025, 17:51
LATEST UPDATE
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR