
Bola.net - Ducati boleh jadi sukses menjuarai MotoGP 2025 bersama Marc Marquez dengan cara dominan. Namun, General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, mensinyalir tak mudah bagi pihaknya untuk merayu Marquez bergabung dengan kubu mereka sejak bertahun-tahun lalu.
Marquez dua kali menjalani negosiasi dengan Ducati, yakni pada 2016 dan 2019. Namun, Marquez selalu menolak tawaran mereka untuk bergabung, karena merasa berutang budi kepada Honda, yang memberinya kesempatan naik ke MotoGP pada 2013.
Namun, semuanya berubah pada pertengahan 2023. Menjalani empat musim yang buruk secara beruntun, Marquez meragukan dirinya sendiri, dan akhirnya memilih hengkang dari Honda pada 2024. Ia pindah ke Gresini Racing, yang merupakan tim satelit Ducati.
Dulu Sulit Cari Kata Sepakat dengan Marc Marquez

Meski naik motor lama dan balapan tanpa digaji, Marquez kembali kompetitif dan menemukan kepercayaan diri. Ia lalu menerima tawaran membela Ducati Lenovo Team pada 2025. Kini, ia jadi salah satu jajaran nama besar yang 'dikoleksi' oleh Dall'Igna, setelah Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Pecco Bagnaia.
"Marc tak diragukan lagi salah satu pembalap terpenting dalam sejarah balap motor. Bagaimana saya bisa menjelaskannya? Saya selalu menginginkannya di antara para pembalap saya, di antara para pembalap yang naik Ducati," ujar Dall'Igna via Diario AS, Senin (3/11/2025).
"Namun, untuk mengambil keputusan seperti ini, dua pihak harus sepakat. Perekrutan tak bisa dilakukan sendirian. Namun, saya ingin menegaskan bahwa Marc adalah salah satu pembalap terbaik dalam sejarah, dan saya rasa tiap pabrikan pasti menginginkannya di tim mereka," lanjutnya.
Marc Marquez Bikin Hidup Gigi Dall'Igna Jadi Lebih Mudah
Saat akhirnya menggaet Marquez, Dall'Igna mengaku cukup kaget ternyata sang sembilan kali juara dunia sangat mudah untuk diajak bekerja sama. Tak hanya bikin kru Ducati Lenovo Team lebih solid, Marquez juga sangat memahami seluk-beluk motor dan tak sekadar mengendarainya.
"Bisa dibilang saya telah memahami bahwa bekerja dengannya sangat mudah. Ia adalah pembalap yang tahu bagaimana cara membuat semua orang di sekitarnya, semua orang yang bekerja untuknya, merasa nyaman," tutur mantan Direktur Teknis Aprilia Racing ini.
"Karena itulah saya bisa bilang bahwa bagi saya, ini jelas menjadi nilai tambah. Pada akhirnya, memotivasi orang adalah salah satu tugas saya, dan tanpa diragukan lagi, dari sudut pandang ini, Marc membuat hidup saya jauh lebih mudah," pungkas Dall'Igna.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
- Skuad Valentino Rossi Bakal 'Lakukan Segala Cara' demi Gaet Pedro Acosta di MotoGP 2027
- Demi Citra Baik WorldSBK, Toprak Razgatlioglu Doakan Nicolo Bulega Masuk 10 Besar di MotoGP
- Usai Penantian 2 Tahun, Toprak Razgatlioglu Kembali Jalani Tes MotoGP Bareng Yamaha di Aragon
- Jelang Debut MotoGP di Portugal, Nicolo Bulega Happy Tapi Gugup Gantikan Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juarai MotoGP 2025, Ducati Sebut Marc Marquez Lebih Enak Jadi Kawan Ketimbang Lawan
Otomotif 6 November 2025, 17:10
-
Jelang Debut MotoGP di Portugal, Nicolo Bulega Happy Tapi Gugup Gantikan Marc Marquez
Otomotif 6 November 2025, 12:40
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Borneo FC 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:40
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persija 5 April 2026
Bola Indonesia 4 April 2026, 11:35
-
Benarkah Pep Guardiola Akan Tinggalkan Man City Akhir Musim Nanti?
Liga Inggris 4 April 2026, 10:00
-
Bruno Fernandes Resmi Sejajar dengan Cristiano Ronaldo
Liga Inggris 4 April 2026, 09:31
-
Nonton Live Streaming Final Four Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 4 April 2026
Voli 4 April 2026, 08:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR