Bola.net - - Pebalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso mengaku turut senang melihat empat rider Ducati sukses menguasai daftar catatan waktu dalam uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pekan lalu. Meski begitu, ia menyebut pabrikan Italia itu tak boleh kelewat terlena dan yakin bahwa hasil ini belum mencerminkan potensi Desmosedici yang nyata.
Dovizioso berhasil mencatatkan waktu tercepat keempat, di belakang sang tandem, Danilo Petrucci, dan dua rider muda Alma Pramac Racing, Francesco Bagnaia dan Jack Miller. Keempatnya sukses mematahkan rekor lap yang dicatat Jorge Lorenzo di atas Desmosedici GP18 dalam uji coba tahun lalu.
"Saya senang karena kami bisa mencoba semua perangkat yang kami mau. Selama uji coba, tak ada grip yang buruk meski cuacanya panas. Kami mendapat banyak feedback dari semua perangkat baru. Kami mampu memperbaiki motor dan saya senang karena memang ada peningkatan," ungkap Dovizioso kepada Crash.net.
Memang Senang, Tapi Tak Cukup
Satu-satunya hal positif yang bisa dipetik Dovizioso dari dominasi Ducati kali ini adalah fakta bahwa Ducati sudah memiliki pondasi dasar yang menjanjikan dalam lap tunggal, yang nantinya akan menjadi patokan dalam menjalani sesi kualifikasi pada pekan balap. Meski begitu, ia yakin timnya tak boleh jemawa.
"Empat rider Ducati, muda dan tua, ada di posisi teratas adalah situasi yang baik, karena ini adalah konfirmasi bahwa pondasi kami sudah baik untuk mencatat waktu yang menjanjikan. Saya bakal pulang dengan perasaan senang, tapi bagi saya ini tidak cukup. Kami butuh lebih," ujar runner up MotoGP 2017 dan 2018 ini.
Mid-Corner Speed Masih Tertinggal
Dovizioso menyatakan bahwa ia telah mencoba sebuah perangkat yang telah lama ia inginkan, namun tak sempat ia jajal dalam pekan balap. Meski tak mau menyebutkan perangkat apa yang telah ia coba, ia merasakan adanya peningkatan positif.
"Ketika pondasi kami sudah baik, hal kecil juga memberikan efek positif. Kami hanya coba hal kecil pada setup, tapi setup ini tak langsung bagus. Kami telah memintanya sejak setahun lalu, dan saya tak pernah mencobanya. Beberapa rider lain sudah mencobanya dan memakainya, tapi saya tak pernah mencobanya sampai di sini," ungkapnya.
Di lain sisi, Dovizioso menegaskan Ducati masih tertinggal soal mid-corner speed dibanding para rival. "Kami masih harus lebih baik di tengah tikungan. Saya merasakan adanya upaya besar dari para rival untuk lebih baik. Kedua rider Yamaha menjalani uji coba dengan sangat baik. Ritme balap Maverick (Vinales) sangat cepat, jadi cukup sulit membandingkan ritme dengannya," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ducati Tegaskan Takkan Ada Team Order untuk Petrucci
Otomotif 11 Februari 2019, 15:45
-
Miller Fokus Target Jadi Tandem Dovizioso di MotoGP 2020
Otomotif 11 Februari 2019, 12:50
-
Empat Ducati Kuasai Uji Coba, Dovizioso: Jangan Terlena!
Otomotif 11 Februari 2019, 11:20
-
Empat Ducati Dominasi Hari Ketiga Uji Coba MotoGP Malaysia
Otomotif 8 Februari 2019, 18:00
-
Dovizioso: Tak Perlu Main Rahasia dengan Petrucci
Otomotif 8 Februari 2019, 14:50
LATEST UPDATE
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52




















KOMENTAR