
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Enea Bastianini, mengaku ia dan Pecco Bagnaia sama-sama gagal paham mengapa para penggemar MotoGP mendambakan adu domba di antara mereka pada 2023. Ia juga menyatakan bahwa pernyataan-pernyataannya soal Bagnaia telah diasumsikan kelewat batas.
Bagnaia dan Bastianini memang diprediksi menjalin rivalitas sengit musim ini, berbeda dari Bagnaia dan Jack Miller yang selalu akur. Kedua rider Italia ini bahkan sudah sering berduel sengit memperebutkan hasil-hasil baik pada musim 2022, dan hal itu diperkirakan akan terulang lagi, apalagi kini keduanya berbagi garasi.
Selama rehat musim ingin, Bagnaia dan Bastianini sendiri kerap bertemu menghadiri berbagai acara tim, dan keduanya kerap mengobrolkan hubungan mereka. Keduanya merasa heran mengapa banyak pihak menginginkan mereka bermusuhan, apalagi karena keduanya sama-sama berasal dari Italia.
Sama-Sama Tak Paham

"Kami berdua sama-sama tak memahaminya. Namun, beginilah situasinya. Mungkin karena belum ada duel di antara dua rider Italia sejak lama, dan itu yang diharapkan orang. Sudah jelas saya juga ingin berebut gelar dengan Pecco. Itu bakal menyenangkan, tetapi hubungan kami sangat baik," ujar 'Bestia' via Marca, Selasa (31/1/2023).
Bastianini juga menyebut, pernyataannya pada tengah Desember 2022 lalu, yakni kita ia mengaku yakin akan ada duel sengit antara ia dan Bagnaia, telah dilebih-lebihkan sehingga seolah ia telah mencanangkan perang. Ia tak memungkiri duel sengit di trek bisa terjadi, tetapi bukan berarti ia ingin bermusuhan dengan Bagnaia.
"Semua itu dilebih-lebihkan, orang-orang sudah kelewatan. Dalam hidup ini, Anda tidak akan pernah bisa berkata tidak. Namun, saat ini, saya selalu punya hubungan baik dengan Pecco, dan saya rasa hubungan ini takkan retak begitu saja hanya karena kami jadi rekan setim," ungkap juara dunia Moto2 2020 ini.
Ingin Ikut Jejak Pecco Bagnaia Agar Sukses

Bastianini juga tak memungkiri dirinya ingin menjadi juara dunia. Namun, untuk melakukannya, ia bertekad belajar dari Bagnaia, yang sukses jadi runner up pada 2021 dan juara dunia pada 2022. Menurutnya, itulah cara terbaik untuk tampil sangat kompetitif bersama tim pabrikan Ducati.
"Saya rasa kami tahu bahwa motor kami sangat kompetitif. Saya merasa tim kami sedang berada di puncak. Namun, ini adalah tahun pertama saya bersama mereka, jadi saya akan coba mengerahkan 100% dari diri saya. Tandem saya sudah jadi juara dunia, jadi saya harus mengikuti jejaknya demi meraih target," tutupnya.
Bastianini, Bagnaia, dan semua pembalap akan kembali turun lintasan dalam tes pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 10-12 Februari 2023. Tes kedua akan digelar pada 11-12 Maret 2023 di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, yang juga akan menggelar seri pertama pada 24-26 Maret 2023.
Sumber: Marca
Baca juga:
- Ducati: Pecco Bagnaia Memang Nomor 1, Tapi Enea Bastianini Dapat Dukungan Setara
- Dani Pedrosa Makin Senior, KTM Gaet Jonas Folger Jadi Test Rider Baru di MotoGP
- Jorge Lorenzo Sulit Diatur, Davide Tardozzi Sedih Tak Pernah Kerja Bareng Valentino Rossi
- MotoGP Resmi Umumkan Format Baru Pekan Balap Musim 2023
- Davide Tardozzi, Manajer Tim MotoGP yang Punya 8 Gelar Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Enea Bastianini Heran Fans Dambakan Adu Domba dengan Pecco Bagnaia, Anggap Berlebihan
Otomotif 2 Februari 2023, 15:31
-
Ducati: Pecco Bagnaia Memang Nomor 1, Tapi Enea Bastianini Dapat Dukungan Setara
Otomotif 2 Februari 2023, 14:39
-
Ducati: Rivalitas Pecco Bagnaia vs Enea Bastianini Bakal Sengit? Justru Bagus!
Otomotif 26 Januari 2023, 15:26
-
Amati Kondisi Lengan Marc Marquez, Enea Bastianini Waspada Jelang MotoGP 2023
Otomotif 24 Januari 2023, 16:14
-
Enea Bastianini: Saya Tak Pernah Niat Agresif Saat Duel Kontra Pecco Bagnaia
Otomotif 24 Januari 2023, 15:07
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR