
Bola.net - Meski sudah di ambang gelar dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo ternyata belum pasti akan membela Monster Energy Yamaha dalam waktu yang cukup lama. Apalagi saat ini ia satu-satunya rider Yamaha yang gemilang. Hal ini disampaikan sang manajer tim, Eric Mahe, dalam wawancaranya dengan Autohebdo.
Quartararo memang jadi sorotan pada 2019, dianggap terlalu masih muda untuk naik ke MotoGP, apalagi performanya di Moto3 dan Moto2 angin-anginan. Namun, Petronas Yamaha SRT sangat memercayai talentanya. Benar saja, ia tampil garang pada 2019, dan sempat jadi kandidat juara dunia pada 2020.
Performanya selama membela SRT pun membuat Yamaha memberinya kontrak pabrikan, dan ia dipindahkan ke Monster Energy Yamaha musim ini, menggantikan Valentino Rossi. Ia pun kembali jadi kandidat juara, bahkan jadi rider paling dominan, memimpin klasemen pembalap dengan margin yang lebar.
Akan Pilih Tim yang Dirasa Terbaik

Meski begitu, fakta bahwa Quartararo jadi satu-satunya tumpuan Yamaha justru membuktikan YZR-M1 bukanlah paket motor terbaik di MotoGP saat ini. Rider Yamaha selain El Diablo, sulit tampil kompetitif. Hal inilah yang membuat Mahe menyatakan bahwa Quartararo akan mempertimbangkan semua opsi untuk 2023.
"Fabio akan pergi ke tempat yang ia rasa terbaik, dan segalanya terbuka. Saat ini, belum ada kejelasan untuk 2023. Tentu Fabio puas atas performanya, namun kami harus menganalisa semuanya, karena performa tahun ini lebih ditentukan Fabio ketimbang motornya," ujar Mahe seperti yang dikutip Corsedimoto, Jumat (15/10/2021).
Mahe yang juga manajer pribadi Loris Baz ini menyatakan bahwa dirinya bahkan sudah dihubungi oleh '2,5' tim, yang berarti kemungkinan Quartararo sudah didekati dua pabrikan lain, sementara Yamaha telah mulai berupaya merayu rider berusia 22 tahun tersebut untuk bertahan pada 2023 mendatang.
Masih Muda, Jalan Masih Panjang

"Tren saat ini adalah tanda tangan kontrak 1 atau 1,5 tahun lebih awal. Jika ada prospek jelas, maka kami akan beralih. Namun, strategi utama kami adalah tak buru-buru. Kami sudah dihubungi oleh '2,5' tim. Kami akan mengevaluasi semuanya dengan rasa percaya diri. Fabio masih muda, perjalanannya masih panjang," tutur Mahe.
Pria asal Prancis ini juga mengaku maklum jika ketertarikan 'pasar' pada Quartararo meningkat. Pasalnya, kini ia telah menjadi rider yang lebih matang dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Kini ia tak lagi terlalu gugup, dan sudah belajar dari pelajaran yang ia petik tahun lalu. Ini berkat kombinasi kedua aspek itu," ungkapnya.
"Kini ia juga tak dapat banyak kendala dari paket motornya. Ini evolusi alami dari rider yang bertarung melawan Marc Marquez dengan motor Spek B pada 2019. Tak ada yang namanya 'Fabio baru', tak ada yang terjadi secara ajaib. Ini hanyalah progres logis dari anak yang bertalenta dan punya motivasi tinggi," pungkas Mahe.
Sumber: Autohebdo, Corsedimoto
Baca Juga:
- Bisa Kunci Gelar WorldSBK di Argentina, Toprak Razgatlioglu Malah Santai
- Jadwal Live Streaming WorldSBK Argentina 2021 di San Juan Villicum
- Tadinya Ngotot ke Yamaha, Raul Fernandez Malah Makin 'Mesra' dengan Tech 3 KTM
- Gara-Gara Acosta-Garcia, KTM Kembali Pertimbangkan Tim Ketiga di MotoGP
- Pecco Bagnaia Sulit Terima Kenyataan Valentino Rossi Bakal Pensiun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sempat Benci Balap Motor, Raul Fernandez Jadi Pembalap Gara-Gara Marc Marquez
Otomotif 15 Oktober 2021, 15:53
-
'Fabio Quartararo Belum Tentu Tetap Bela Yamaha di MotoGP 2023'
Otomotif 15 Oktober 2021, 14:43
-
Tadinya Ngotot ke Yamaha, Raul Fernandez Malah Makin 'Mesra' dengan Tech 3 KTM
Otomotif 15 Oktober 2021, 12:36
-
Gara-Gara Acosta-Garcia, KTM Kembali Pertimbangkan Tim Ketiga di MotoGP
Otomotif 15 Oktober 2021, 11:07
-
Pecco Bagnaia Sulit Terima Kenyataan Valentino Rossi Bakal Pensiun
Otomotif 15 Oktober 2021, 09:32
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR