
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, memberikan dorongan kepada Toprak Razgatlioglu untuk pindah ke MotoGP, usai rider Pata Yamaha WorldSBK itu menjalani tes tertutup di atas YZR-M1. Hal ini ia sampaikan dalam jumpa pers Seri Belanda di Sirkuit Assen pada Kamis (23/6/2022).
Razgatlioglu menjajal M1 dalam tes di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, pada Selasa (21/6/2022) lalu. Tes ini merupakan hadiah dari Yamaha untuk 'El Turco' usai merebut gelar dunia WorldSBK 2021. Sebagai catatan, Razgatlioglu adalah juara dunia Yamaha pertama di WorldSBK sejak Ben Spies pada 2009.
Tadinya, tes ini juga hendak dijadikan bahan evaluasi sebelum Razgatlioglu dipindahkan ke MotoGP 2023 lewat tim satelit Yamaha. Namun, kepindahannya batal karena pabrikan Garpu Tala hanya akan menurunkan satu tim musim depan, menyusul WithU Yamaha RNF MotoGP Team yang bakal pindah ke Aprilia Racing.
Bisa Jadi Rider MotoGP yang Sangat Cepat

"Menurut saya, Toprak pembalap yang talentanya ekstrem. Anda bisa melihatnya dari gayanya berkendara dan betapa ia tampil ngotot di atas motor, juga caranya melakukan aksi 'save' di chicane terakhir Estoril, caranya mengendarai Yamaha mencapai limit," ungkap Quartararo.
Dalam tes itu, Razgatlioglu didampingi oleh test rider Yamaha MotoGP, Cal Crutchlow. Rider berusia 25 tahun ini menjalani total 40 lap, di mana 12 lap pertama dijalani secara beruntun. Sayangnya, tes harus diakhiri lebih awal akibat hujan deras dan Yamaha sama sekali tak merilis catatan waktunya.
"Saya rasa ia punya potensi untuk pindah ke MotoGP. Tentu MotoGP punya kisah yang sangat berbeda dari Superbike. Saya rasa ia tahu dari tes di Aragon bahwa motor kami jauh lebih kaku, sangat berbeda ketika dikendarai. Namun, jelas jika ia punya motivasi penuh, saya rasa ia bisa jadi rider yang sangat cepat," lanjut 'El Diablo'.
Sulit Adaptasi dari WorldSBK ke MotoGP

Selain tak merilis catatan waktu Razgatlioglu, Yamaha juga sama sekali tak merilis secara resmi foto-fotonya beraksi di atas M1. Namun, lewat rilis resmi, pembalap asal Turki itu mengakui tesnya berjalan positif. Ia pun menyadari betapa berbedanya motor M1 dibanding R1.
"M1 Lebih bertenaga, elektronik dan seamless gearbox-nya berbeda, semuanya benar-benar baru bagi saya. Pada tiap lap, saya banyak belajar, karena usai WorldSBK, tak mudah beradaptasi dengan mesin MotoGP. Motor ini terasa baik, terutama di trek lurus, yang sangat cepat, dan rasanya menarik menjajal rem karbon," tuturnya.
"Trek Aragon bergeronjal dan saya merasakannya. Situasinya tak terlalu buruk, Anda hanya harus terus membuka gas, karena jika Anda menutup gas, maka motornya tak stabil. Ini tes positif, meski saya tak bisa menjalani lap sebanyak yang saya mau. Saya sangat menikmatinya, jadi terima kasih kepada Yamaha atas kesempatan ini," tutup Razgatlioglu.
Toprak Razgatlioglu testing the Yamaha MotoGP's M1 with Cal Crutchlow in Aragon today! 🔥
— Amerta Raga (@amertaraga) June 21, 2022
🎥: Cal's instastory pic.twitter.com/21eD4HBOj6
Sumber: MotoGP, Yamaha Racing
Baca Juga:
- Didekati 3 Tim, Alex Rins Lega Masa Depannya di MotoGP Aman
- Jadwal Lengkap MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, 24-26 Juni 2022
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP Assen, Belanda, di Trans7 dan MNC Sports, 24-26 Juni 2022
- Lagi-Lagi Kena Kendala Logistik, MotoGP Batalkan FP1 Seri Jepang
- Darryn Binder Ingin Ikut RNF Pindah ke Aprilia di MotoGP 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi MotoE Belanda: Dominique Aegerter Sabet Pole
Otomotif 24 Juni 2022, 22:28
-
Hasil FP2 Moto2 Belanda: Joe Roberts Pimpin Augusto Fernandez
Otomotif 24 Juni 2022, 21:04
-
Hasil FP2 MotoGP Belanda: Pecco Bagnaia Asapi Aleix Espargaro
Otomotif 24 Juni 2022, 20:01
-
Hasil FP2 Moto3 Belanda: David Munoz Kembali Tercepat
Otomotif 24 Juni 2022, 19:02
-
Hasil FP1 Moto2 Belanda: Aron Canet Ungguli Fermin Aldeguer
Otomotif 24 Juni 2022, 16:43
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR